JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Bandung mempercepat penanganan bekas galian proyek Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) di sejumlah ruas jalan menjelang Hari Raya Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan kembali aman dan nyaman saat mobilitas warga meningkat pada periode mudik dan libur Lebaran.
Salah satu lokasi yang sedang dikerjakan berada di kawasan Jalan Banceuy. Para pekerja terlihat melakukan penimbunan material serta pemadatan jalan secara bertahap guna menutup bekas galian yang sebelumnya sempat dikeluhkan warga.
Selain Jalan Banceuy, percepatan pekerjaan juga berlangsung di beberapa ruas lainnya, seperti Jalan Wastukencana, Dr. Rum, Lengkong Kecil, Lengkong Besar, Gatot Subroto, Bahureksa, ABC, Siliwangi, Sudirman, Dr. Cipto, Patrakomala, Trunojoyo, Seram, dan Otista.
Baca Juga:Ultimatum Proyek Galian Kabel di Bandung, Farhan: 5 Maret Semua Harus Beres!Janjikan Pengawasan, Pemkot Bandung Akui Galian Kabel Masih Tak Rapi
Seluruh ruas tersebut masuk dalam daftar prioritas penyelesaian menjelang Lebaran karena memiliki tingkat lalu lintas yang cukup tinggi.
Pengerjaan dilakukan oleh PT Bandung Infra Investastama (BII) sebagai pihak yang mendapat penugasan dalam proyek tersebut. Perusahaan ini diminta mempercepat proses perapian agar tidak menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan, terutama saat arus kendaraan meningkat menjelang masa libur panjang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan sendiri telah membatasi sementara aktivitas pembangunan proyek IPT hingga 5 Maret 2026. Kebijakan itu diambil setelah banyaknya laporan masyarakat terkait kondisi jalan bekas galian yang belum dirapikan.
Farhan menegaskan bahwa selama masa pembatasan tersebut, fokus pekerjaan harus diarahkan pada perapian seluruh titik yang sudah terlanjur dibongkar.
Ia menekankan agar tidak ada lagi lubang terbuka atau permukaan jalan yang berpotensi membahayakan pengendara.
“Semua titik yang sudah digali harus segera dirapikan. Menjelang Idulfitri, jalan harus dalam kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya, Kamis (5/3)
Pemkot Bandung menargetkan seluruh titik prioritas tersebut dapat selesai sebelum puncak arus Lebaran. Dengan penyelesaian yang dipercepat, diharapkan kondisi jalan di Kota Bandung tidak menghambat aktivitas warga maupun kendaraan yang melintas selama masa libur Idulfitri. (Dam)
