Pusat Pendidikan dan Ekonomi, Jatinangor Jadi Etalase Kabupaten Sumedang

Pusat Pendidikan dan Ekonomi, Jatinangor Jadi Etalase Kabupaten Sumedang 
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir ketika ditemui usai taraweh keliling di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor. (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir siap genjot pembangunan infrastruktur. Tak hanya jalan tapi penerangan jalan umum (PJU) akan dipasang, dengan target 100 titik untuk di wilayah Kecamatan Jatinangor.

“100 titik lampu PJU di wilayah Jatinangor. Jarak antartiang lampu akan dibuat lebih rapat, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan, terutama pada malam hari,” katanya usai terawih keliling di Desa Hegarmanah, Jatinangor, Selasa (3/3) malam.

Dony menjelaskan, langkah tersebut menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, dalam upaya membuat daerah Jatinangor sebagai etalase kewilayahan.

Baca Juga:Komisi I DPRD Sumedang Sidak Aktivitas Bus di Bundaran ABC Jatinangor, Soroti Dugaan Pelanggaran PerdaTragedi Longsor Minisoccer Jatinangor Buka Masalah Perizinan, Pembongkaran Bisa Dilakukan!

Bukan hanya infrastruktur jalan dan pemasangan 100 titik PJU, tapi Pemkab Sumedang pun berkomitmen menjadikan Jatinangor etalase kewilayahan, dengan peningkatan kualitas hunian warga pada 2026.

Menurut Dony, daerah Jatinangor dinilai sebagai kawasan strategis pendidikan dan pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu, membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai supaya mobilitas dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Jatinangor ini kawasan strategis. Keamanan dan kenyamanan harus kita perkuat,” jelasnya.

Adapun mengenai pembangunan infrastruktur jalan, Dony berujar, bahwa pihaknya telah menjadwalkan perbaikan sebanyak lima ruas jalan.

“Pada 2026, Jalan Kolonel Syam, Cikuda–Nanggerang, Cikuda–Genteng, Cikuda–Mangung Arga dan Parakankondang,” ujarnya.

Dony menerangkan, perbaikan ditujukan untuk memperlancar arus lalu lintas, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.

Sedangkan untuk ratusan rumah tidak layak huni (rutilahu), Bupati Sumedang juga memaparkan, jika pihaknya menargetkan rehabilitasi pada 2026 ini.

Baca Juga:Proyek Maut Minisoccer di Jatinangor, DPRD Sumedang Tekankan Pentingnya Urus Perizinan Sebelum Pembangunan Kades Cintamulya Jatinangor Diringkus Polisi, Ternyata Aktif Konsumsi Sabu Sejak 2012! 

“Ini merupakan bagian dari strategi pemerataan pembangunan sekaligus penguatan daya saing kawasan Jatinangor, sebagai pusat pendidikan dan pertumbuhan baru di Kabupaten Sumedang,” terang Dony.

“Pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar