“Penyerahan jenazah tetap menggunakan tanda mortem di lokasi pemakaman. Ini untuk mempermudah proses identifikasi lanjutan karena tahapan pemeriksaan belum sepenuhnya selesai,” ujarnya.
Ia menyebut, 10 jenazah tersebut berasal dari 12 kantong jenazah yang ditemukan selama proses pencarian. Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik dan uji DNA, jumlah individu yang dapat dipastikan sebanyak 10 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan.
“Sampel DNA korban dan keluarga sudah kami kumpulkan. Jika ada kecocokan, akan segera kami informasikan. Untuk sementara, pemakaman dilakukan terlebih dahulu atas dasar kemanusiaan,” tandasnya. (Wit)
