JABAR EKSPRES – Juara dunia kelas atom putri (46,2 kg) versi World Boxing Council (WBC), Camila Zamorano, kembali menunjukkan dominasinya setelah sukses mempertahankan sabuk juara dengan menundukkan Claudia Veronica Ruiz dalam pertarungan yang digelar di Sonora, Meksiko.
Berdasarkan laporan hasil pertandingan yang disiarkan melalui kanal YouTube Box Azteca dan dipantau di Jakarta pada Senin, Zamorano dinyatakan menang mutlak lewat keputusan bulat juri. Setelah menjalani 10 ronde, para juri memberikan skor 100–90, 98–92, dan 97–93 untuk keunggulan petinju tuan rumah tersebut.
Pertarungan ini mempertemukan dua petinju dengan selisih usia cukup jauh. Zamorano yang baru berusia 18 tahun tercatat sebagai juara dunia putri termuda WBC, sementara Ruiz berusia 28 tahun. Sejak bel ronde pertama berbunyi, keduanya langsung terlibat jual beli pukulan.
Baca Juga:Pria Bersenjata Tewas Ditembak Saat Coba Terobos Pengamanan Mar-a-LagoDuel Panas WBC Welterweight: Mario Barrios Tantang Ryan Garcia di Las Vegas
Ruiz tampil agresif dengan melancarkan sejumlah serangan. Namun, ia kerap kesulitan menembus pertahanan Zamorano yang efektif memanfaatkan jab serta kombinasi pukulan dari jarak menengah. Setiap kali Ruiz lengah dengan guard tinggi yang sedikit terbuka, Zamorano segera menghukumnya melalui variasi serangan seperti uppercut dan hook yang mengarah ke tubuh lawan.
Serangan bertubi-tubi ke area badan yang dilepaskan Zamorano mulai menunjukkan hasil pada ronde kedua dan keempat. Pukulan kerasnya membuat Ruiz beberapa kali terdesak dan kehilangan momentum.
Di pertengahan ronde ketiga, sempat terjadi momen yang memicu sorotan. Ruiz mengira ia berhasil menjatuhkan lawannya ketika Zamorano kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Ia bahkan sempat berselebrasi seolah mencetak knockdown. Namun, situasi tersebut dinyatakan bukan knockdown sah, dan Zamorano segera bangkit untuk melanjutkan pertarungan tanpa menunjukkan tanda-tanda cedera berarti.
Memasuki ronde keenam, Zamorano tampil semakin percaya diri. Ia melancarkan lebih banyak pukulan bersih yang memancing sorakan meriah dari para pendukung tuan rumah. Meski berada dalam tekanan, Ruiz tetap menunjukkan semangat juang tinggi. Ia terus mencoba menekan dan memaksa Zamorano bergerak aktif sepanjang ronde-ronde berikutnya.
Ruiz memastikan laga tidak berjalan mudah bagi sang juara hingga ronde ke-10. Ia terus memberikan perlawanan sengit dan berupaya mencuri poin di detik-detik akhir pertandingan. Bahkan ketika bel terakhir berbunyi, Ruiz sempat naik ke tali ring dan merayakan seolah-olah ia yang keluar sebagai pemenang.
