JABAR EKSPRES – Pertanyaan mengenai hukum puasa dalam keadaan belum mandi wajib atau junub kerap muncul setiap bulan Ramadhan. Tidak sedikit orang merasa khawatir puasanya batal hanya karena belum sempat mandi setelah sahur, atau bahkan baru melakukannya di siang hari.
Lalu, bagaimana sebenarnya hukum puasa dalam kondisi tersebut? Apakah tetap sah atau justru batal? Simak penjelasan lengkap berikut ini agar tidak salah kaprah.
Dalam ajaran Islam, puasa tetap dianggap sah meskipun seseorang memasuki waktu Subuh dalam keadaan belum mandi wajib (junub). Syarat utamanya adalah niat puasa sudah dilakukan sebelum terbit fajar.
Kondisi ini biasanya terjadi karena beberapa hal, seperti:
Baca Juga:HUT ke-6, Hotel 88 Alun-Alun Bandung Rayakan dengan Aksi Sosial dan Promo Ramadan Spesial Rp88 RibuPetani Sumedang Resah, Pembatasan Tar dan Nikotin Dinilai Ancam Kelangsungan Industri Tembakau Jabar
- Berhubungan suami istri pada malam hari
- Keluarnya mani sebelum waktu Subuh
Selama seseorang sudah berniat puasa pada malam hari dan tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa setelah masuk waktu fajar, maka puasanya tetap sah.
Dalam berbagai kajian fiqih, dijelaskan bahwa hadas besar tidak membatalkan puasa. Bahkan terdapat riwayat bahwa Nabi Muhammad SAW pernah memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub, kemudian beliau mandi setelahnya dan tetap melanjutkan puasanya.
Hal ini menjadi dasar kuat bahwa kondisi belum mandi wajib tidak memengaruhi keabsahan puasa.
Penjelasan ini juga diperkuat oleh pendapat ulama, termasuk Ustadz Adi Hidayat, yang menegaskan bahwa niat merupakan rukun utama dalam ibadah puasa.
Menurut beliau, selama niat sudah dilakukan sebelum fajar, maka puasa tetap sah meskipun seseorang masih dalam keadaan junub saat Subuh tiba.
Bolehkah mandi wajib di siang hari? Ya, mandi wajib tetap boleh dilakukan di siang hari saat berpuasa. Tidak ada larangan untuk melakukannya setelah Subuh.
Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan:
- Mandi wajib tidak membatalkan puasa
- Tetapi mandi wajib wajib dilakukan sebelum melaksanakan shalat
Artinya, meskipun puasanya sah, seseorang tetap harus segera bersuci agar bisa menjalankan ibadah shalat dengan benar.
Baca Juga:#1ThBandungUtama Sirkular Bandung Utama: dari Sampah Jadi Pangan, dari Pangan Jadi HarapanPLN Icon Plus Catat Deretan Penghargaan Sepanjang 2025, Perkuat Fondasi Menuju 2026
Meskipun puasa tetap sah tanpa mandi wajib di pagi hari, bukan berarti boleh menunda-nunda bersuci. Kewajiban mandi wajib tetap harus segera dilakukan agar tidak melewatkan waktu shalat, khususnya shalat Subuh.
