Wakil Ketua DPRD Soroti Kinerja OPD, Dorong Evaluasi di Tahun Pertama Kepemimpinan Dadang–Ali

Bupati dan Wakil Bupati Bandung Dadang-Ali
Bupati dan Wakil Bupati Bandung Dadang-Ali/Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hailuki, menilai setahun kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Ali Syakieb menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kinerja pemerintahan dibanding periode sebelumnya.

Menurut Hailuki, salah satu capaian paling nyata dari kepemimpinan Dadang–Ali adalah menurunnya angka kemiskinan di Kabupaten Bandung.

“Setahun kepemimpinan Dadang Supriatna–Ali Syakieb menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dibanding periode sebelumnya. Contoh paling nyata adalah berkurangnya angka kemiskinan,” ujar Hailuki, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga:Emosi Memuncak di GBLA, Andrew Jung Tegaskan Niatnya Redam Situasi Demi PersibBSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota Besar, Promo Umrah Hemat sampai Rp4 Juta

Ia menambahkan, keharmonisan hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati menjadi faktor penting di balik capaian tersebut. Duet Dadang–Ali lebih solid dan kompak dibanding kepemimpinan sebelumnya, sehingga berdampak positif terhadap sinergi pemerintahan.

“Duet ini jelas lebih harmonis dan kompak dibanding yang terdahulu, sehingga otomatis berdampak positif bagi soliditas dan sinergitas antara Bupati dan Wakil Bupati,” katanya.

Namun, Hailuki menegaskan bahwa kekompakan pimpinan daerah belum sepenuhnya diikuti kinerja optimal dari organisasi perangkat daerah (OPD).

Ia menyoroti masih adanya beberapa OPD yang miskin inovasi, minim kreasi, dan buruk dalam koordinasi lintas sektor. “Masih ada OPD yang miskin inovasi, minim kreasi, dan buruk koordinasi lintas sektor. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Hailuki menambahkan, sebagian OPD cenderung hanya menjalankan program rutin tanpa pembaruan, sekadar untuk menyerap anggaran, bukan untuk menyelesaikan persoalan nyata di lapangan.

“OPD tersebut hanya copy paste program dari tahun ke tahun dengan tujuan sebatas penyerapan anggaran, bukan untuk menyelesaikan persoalan nyata di lapangan,” kritiknya.

Berdasarkan hal tersebut, Hailuki meminta Bupati dan Wakil Bupati melakukan evaluasi tegas terhadap OPD yang berkinerja rendah agar visi dan misi kepala daerah bisa diimplementasikan maksimal.

Baca Juga:Lewat #TemanAturUang, Kredit Pintar Dorong Ibu Lebih Bijak Pahami Pinjaman dan Kelola Keuangan SehatMeski Sulit, Tuntaskan di Bandung!

“Oleh karenanya saya meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati melakukan evaluasi tegas terhadap OPD yang kinerjanya rendah. Evaluasi ini penting agar OPD bisa mengimplementasikan visi misi kepala daerah secara maksimal,” ujarnya.

Hailuki berharap dengan pembenahan tersebut, cita-cita mewujudkan Kabupaten Bandung BEDAS dapat tercapai secara lahir dan batin.

0 Komentar