Dari Mustahik ke Muzaki: 25 Tahun Transformasi Zakat Menguatkan Indonesia dari Bandung

BAZNAS Kota Bandung
KUATKAN ZAKAT: Dua petugas BAZNAS Kota Bandung telaten memeriksa berkas pengajuan zakat seorang warga. Di kantor sederhana Jalan Martanegara No. 6, Turangga, proses berlangsung tenang dan penuh perhatian, Kamis, 12 Februari 2026.
0 Komentar

Penyaluran hampir tanpa hambatan. “Kendala sangat minim,” katanya. Mustahik sering datang dengan masalah berlapis: anak butuh biaya sekolah, rumah rusak banjir, orang tua tak mampu bekerja. Prioritas diatur bijak agar tepat sasaran. Antrean mustahik datang sendiri tanpa diundang-bukti kepercayaan masyarakat tinggi terhadap BAZNAS.

Potensi Rp1,6 triliun fantastis untuk atasi kemiskinan urban, tapi realisasi rata-rata Rp30 miliar masih jauh dari ideal. Tren naik tajam, terutama zakat fitrah. Potensi menanti digarap maksimal. Tema HUT ke-25 sangat relevan: “Zakat Menguatkan Indonesia”. Zakat dan pajak jadi instrumen dana negara. Zakat kuat, Indonesia kuat-mengatasi kemiskinan, bencana, ketertinggalan. Di Bandung, zakat dari ASN dan warga diutamakan untuk warga sendiri, selaras program kota seperti penanganan sampah, mitigasi bencana, pemberdayaan UMKM. “Kami ingin kontribusi semakin besar,” harap Roziqin.

Di usia seperempat abad, Roziqin berharap BAZNAS semakin optimal: menjaring potensi semaksimal mungkin, sumbangsih bagi kota semakin nyata. Lembaga ini ikut selesaikan isu urban-kemiskinan, lingkungan, kesehatan masyarakat. “BAZNAS bisa memberikan andil besar,” terang Roziqin.

Baca Juga:INABA-BILIC MoU: Wujudkan Kemandirian Penyandang DisabilitasGeger! Ratusan Kader PSI Bandung Tinggalkan Partai, Gabung PDI Perjuangan

Visi masa depan cerah, getar haru mendalam. Roziqin saksi ribuan cerita: ayah bangkit usahanya berkat modal zakat, anak muda meraih gelar sarjana lewat beasiswa, keluarga mandiri bahkan tunaikan zakat. Zakat adalah kekuatan diam-diam: menyembuhkan luka, memberdayakan yang lemah, menguatkan bangsa dari akar.

Cerita terus bertambah. Saat BAZNAS pusat menggaungkan “Zakat Menguatkan Indonesia”, Bandung telah menguatkan warganya demi warga, demi warga. Potensi Rp1,6 triliun menanti digarap sungguh-sungguh dari kepemimpinan visioner Roziqin, dukungan pemerintah tulus, kepercayaan masyarakat tak tergoyahkan. Zakat jadi realitas menyentuh hati, humanis, penuh berkah.

Semoga di usia matang ini, BAZNAS Kota Bandung terus jadi teladan. Zakat mengalir deras, harapan lahir di setiap sudut kota. Indonesia semakin kuat bersama, dimulai dari jantung Kota Kembang. Mari tunaikan zakat. Setiap rupiah menulis cerita kebangkitan baru. Bergabunglah, karena zakat mengubah nasib. (*)

0 Komentar