JABAR EKSPRES – Member Aplikasi AMG khususnya yang berada di wilayah Baubau Sulawesi Tenggara sedang mencari keberadaan Ketuanya yang dikenal dengan nama Beyza Alesandria Villa atau La Ode Syahrul
Pasalnya ketua AMG Baubau tersebut pernah menjanjikan akan memberi uang Rp100 juta bagi anggota yang tertipu oleh aplikasinya.
“Anggota AMG bahagia kok, tunjukan siapa yang tertipu, saya kasih hadiah 100jt” postingnya di sosial media facebook.
Baca Juga:Bagaimana Nasib Korban Aplikasi MBA Setelah Mengadu ke Polisi, Ini Jawaban Kapolres PangandaranPerkuat Pertahanan RI, Len dan BRIN Kembangkan Teknologi “Mata Malam” NVG
Dan kini, aplikasi diduga sudah mengalami scam, dan terbukti menipu para anggotanya, lantaran sejak beberapa hari lalu mengalami kendala WD dengan alasan ada pemeliharaan jaringan TRC20 di Indodax.
Semua pengajuan penarikan aset di nonaktifkan, sehingga tidak ada member yang bisa melakukan pencairan.
Hal ini membuat banyak anggotanya panik, apalagi di sosial media banyak berkembang isu bahwa aplikasi ini adalah penipuan, karena tanda-tandanya mirip dengan aplikasi ponzi yang sudah scam sebelumnya.
Kepanikan tersebut yang akhirnya menyulut banyak postingan dan komentar negatif terkait ketua aplikasi AMG Baubau yang merupakan mantan anggota dewan tersebut.
Mereka menuntut pengembalian dana investasi yang sudah disetorkan ke aplikasi dan menagih janji sang ketua yang akan memberikan uang Rp100 juta bagi yang merasa tertipu oleh AMG.
“Ketua AMG dibaubau ini perlu diselidiki pihak kepolisian. kalau benar benar AMG macet. Pasti dia tau siapa pembikin aplikasi AMG ini. Karena dia yang memperkenalkan AMG dibaubau. Karena ini masuk sebuah kejahatan yang merugikan orang lain yaitu uang . Member AMG yang di rugikan datangi rumahnya minta pertanggung jawaban . Perna dia berbicara siapa yang di rugikan di AMG dia kasih uang 100jt.” tulis sebuah postingan dari akun Jmainwajo Talaga di grup Facebook Ruang Diskusi Kota Baubau.
Kini Beyza sudah menghapus semua postingan AMG di akun facebooknya, ada yang menyebut hal ini untuk menghilangkan jejak digitalnya.
Baca Juga:Info Terkini Kasus Aplikasi MBA, Korban Capai 2000 Orang yang Terdata Posko Pengaduan Polres PangandaranPeringatan Bahaya Bagi Member Aplikasi AMG Pantheon, Ada Modus Penipuan Baru Mengancam
“Ketuanya mulai hapus postingan fbnya, jadi indikasi menghilangkan jejak😂Untung Masih ada yg simpan beberapa postingannya. Yg merasa dirugikan silahkan di tagih janjinya dengan sertakan gambar ini,” tulis akun @la Kas***
