Forum Diskominfo 2026, Pemkot Cimahi Dorong Smart City Lewat Penguatan Distribusi Informasi Publik

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira saat Menghadiri Forum Diskominfo 2026 di Command Center Pemkot
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira saat Menghadiri Forum Diskominfo 2026 di Command Center Pemkot Cimahi/Foto: Firman Satria/Jabar Ekspres/
0 Komentar

Distribusi informasi yang positif, berbasis data, dan faktual dinilai menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik.

Karena itu, ia menekankan agar perencanaan Diskominfo untuk tahun 2027 difokuskan pada penguatan sistem distribusi informasi publik yang menjangkau seluruh warga secara adil dan merata.

Lebih lanjut, Adhitia juga menyoroti karakteristik wilayah Kota Cimahi yang dinilai sangat ideal untuk pengembangan kota pintar. Dengan luas wilayah sekitar 42 kilometer persegi, terdiri dari tiga kecamatan dan 15 kelurahan, Cimahi disebut memiliki peluang besar untuk menjadi laboratorium smart city di tingkat nasional.

Baca Juga:Strategi Gubernur Ahmad Luthfi Turut Sukseskan Program Prioritas Presiden Ramai Soal Reshuffle Kabinet Prabowo Siang Ini, Nama Juda Agung Menguat untuk Posisi Wamenkeu

Ia pun mendorong optimalisasi peran Command Center sebagai pusat koordinasi lintas sektor, pusat komunikasi publik, sekaligus ruang pengambilan keputusan berbasis data yang terintegrasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh mengungkapkan bahwa Diskominfo telah menetapkan lima isu strategis untuk periode 2025–2029 sebagai pijakan arah kebijakan dan program kerja.

“Isu strategis Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi periode 2025–2029 mencakup lima fokus utama, yaitu optimalisasi implementasi SPBE, penguatan keterbukaan informasi publik melalui peningkatan kualitas, akurasi, dan transparansi informasi publik, serta optimalisasi penyelenggaraan keamanan persandian untuk keamanan informasi,” ujar Ahmad.

Selain itu, lanjutnya, Diskominfo juga memfokuskan pada penguatan layanan statistik sektoral yang akurat dan dapat diandalkan sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia.

“Serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan partisipatif,” tambahnya.

Kelima isu strategis tersebut diharapkan mampu memperkuat transformasi digital pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik berbasis data dan teknologi.

Dalam laporan penyelenggara, Sekretaris Diskominfo Kota Cimahi, Cepi Rustiawan menyampaikan bahwa Forum Perangkat Daerah Diskominfo Tahun 2026 menjadi wadah strategis untuk menyinkronkan pelaksanaan urusan pemerintahan daerah, khususnya dalam perumusan program, kegiatan, dan subkegiatan sesuai tugas dan fungsi perangkat daerah.

Baca Juga:Layvin Kurzawa, Jawaban Persib di Fase Paling MenentukanDion Markx Jadi Simbol Regenerasi Persib Bandung

“Forum ini menjadi ruang sinkronisasi dan kolaborasi untuk merumuskan program dan kegiatan Diskominfo secara partisipatif, sehingga diperoleh masukan, saran, dan pertimbangan dari seluruh stakeholder,” ujarnya.

Ia menambahkan, forum ini juga membawa manfaat besar dalam membangun semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam pembangunan sektor komunikasi dan informatika, persandian, serta statistik di Kota Cimahi.

0 Komentar