Umi Oded Beri Dukungan Keberlangsungan SMAN 13 Bandung

Umi Oded Beri Dukungan Keberlangsungan SMAN 13 Bandung
Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Siti Muntamah (kiri) saat mengunjungi SMAN 13 Bandung, Selasa (10/2). (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Siti Muntamah mengunjungi SMAN 13 Kota Bandung, Selasa (10/2). Pihaknya turut memberi dukungan terhadap keberlangsungan sekolah yang tengah dalam bayang-bayang sengketa lahan.

Politikus PKS itu datang sejak pagi, Ia langsung berdialog dengan pihak sekolah untuk mendengar duduk perkara sengketa itu.

Perempuan yang biasa disapa Umi Oded itu menuturkan, ia prihatin dengan kondisi yang tengah dialami SMAN 13 itu.

Baca Juga:Ratusan Anak di Cimahi Putus Sekolah, Pemkot Ungkap Akar Masalahnya!Setelah Dua Pekan Daring, Siswa di Empat Sekolah Cisarua Kembali Belajar Tatap Muka

“Sebagai wakil rakyat tentu saja saya sangat prihatin. Karena SMA Negeri 13 ini berdirinya sudah lama. Sudah menghasilkan alumni lebih dari 46 generasi, ” jelasnya.

Umi Oded melanjutkan, sebelum aksi rencana penggembokan ternyata sudah ada kejadian-kejadian kecil yang mengawali, Mulai aksi demo dan beberapa somasi, Namun pihak sekolah masih bertahan.

Umi menjelaskan, aset itu sejarahnya memang cukup panjang, mulai dari pusat ke provinsi lalu ke Kota Bandung, kemudian kini kembali ke Provinsi Jawa Barat. Pemerintah juga memiliki beberapa bukti kuat terkait kepemilikan aset yang kini digunakan sebagai sekolah tersebut.

Aset sekolah SMAN 13 Bandung sudah di catatkan dalam Buku Inventaris Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan juga telah di kukuhkan dalam surat keputusan Kepala Kantor Wilayah BPN Propinsi Jawa Barat Nomor 496/HP/KWBPN/1996, tanggal 23 Januari 1996 tentang Pemberian Hak Pakai Atas Tanah Seluas 3.785 m persegi yang terletak di kelurahan Cempaka, kecamatan Andir.

Umi menegaskan, pihaknya tentu memberi dukungan terhadap sekolah itu. Karena hal itu bukan hanya bicara aset tanah tapi kaitannya dengan keberlangsungan pendidikan.

“Ini perlu diketahui oleh semua masyarakat bahwa kami memberikan dukungan kepada SMA Negeri 13 yang sudah mencetak 46 alumni, dan alumninya juga sudah sebagian besar menjadi pemimpin, ” katanya.

Umi juga menekankan agar kejadian seperti ini tak terulang lagi. Karena kejadian sebelumnya juga pernah ada, Seperti di SMAN 1 Kota Bandung.

Baca Juga:Bikin Bangga Sekolah dan Daerah, Siswa SMAN 2 Cimahi Ini Borong Prestasi di Ajang SurfaceKasus Gangguan Emosional Pelajar Naik, Pemkot Bandung Libatkan Psikolog di Sekolah

Harapannya Pemprov khususnya Disdik dan BPKAD lebih giat dalam mengamankan aset – aset Pemprov. Khususnya yang kini digunakan sebagai sekolah. (son)

0 Komentar