JABAR EKSPRES– Harga cabai yang masih melambung tinggi di sejumlah pasar tradisional di Bandung Timur mulai berdampak langsung ke dalam dapur rumah tangga. Sejumlah ibu rumah tangga mengaku terpaksa mengurangi pembelian hingga mengubah menu masakan sehari-harinya.
Di Pasar Induk Gedebage, Sabtu (7/2/2026) harga cabai rawit merah masih bertahan di kisaran Rp80.000 – Rp90.000 per kilogram. Kondisi ini membuat pembeli, terutama bagi ibu rumah tangga mengharuskan untuk lebih selektif lagi dalam mengatur pengeluaran untuk kebutuhan dapur.
Rima (29) ibu rumah tangga asal Gedebage, mengaku kenaikan harga pada cabai rawit cukup memberatkan. Ia biasanya membeli cabai dalam jumlah cukup untuk stok dalam beberapa hari kedepan, namun ia kini terpaksa mengurangi jumlah pembeliannya.
Baca Juga:Makin 'Pedas'! Harga Cabai di Pasar Ujung Berung Bandung Jadi Rp90 Ribu per KilogramMasjid Raya Al Jabbar, Ikon Megah Perpaduan Ibadah, Edukasi, dan Wisata Religi di Bandung
“Biasanya saya beli sekilo atau setengah kilo, sekarang sih paling seperempat bahkan pernah cuman beli Rp10.000. Masak pedes juga jadi dikurangin lah,” kata Rima kepada Jabar Ekspres, Sabtu (7/2/2026).
Hal serupa juga dirasakan oleh Santi (36) yang mengatakan harga cabai sangat memengaruhi perencanaan belanja mingguannya. Menurutnya, pengeluaran dapur pun kini harus lebih hemat agar tetap mencukupi kebutuhan dapurnya.
“Karena harga cabai sekarang lagi naik ya, jadi mau nggak mau harus ngurangin biar bisa kebeli juga yang lainnya, kadang menu juga ikut ganti sih jadi yang gaperlu terlalu pakai cabai gitu,” ujarnya.
Selain itu, Yanti (40) menyebut kenaikan harga cabai membuatnya khawatir menjelang Ramadhan. Ia berharap harga bahan pokok bisa dapat segera stabil agar tidak semakin membebani kebutuhan dapur.
“Menjelang puasa biasanya kan kebutuhan lebih banyak lagi, kalua dari sekarang sudah mahal, gimana nanti kan, takutnya malah semakin naik dan memberatkan,” pungkasnya.
Situasi ini menunjukkan bagaimana fluktuasi harga bahan pokok dapat berdampak langsung pada keputusan dalam dapur rumah tangga, yang berujung pada peerubahan pola konsumsi keluarga.
Sejumlah pembeli berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah tegas untuk menstabilkan harga bahan pokok, khususnya cabai, agar daya beli masyarakat tetap terjaga atau bahkan meningkat. (Magang/ Anya Anindya Clarissa)
