Proses pembersihan material longsor yang masih menutupi area belakang rumah dan akses jalan terus dilakukan secara gotong royong oleh warga, petugas, dan relawan.
Pihak berwenang mengimbau warga yang tinggal di daerah dengan kemiringan curam dan rawan longsor, terutama di kaki atau bawah tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. “Kewaspadaan harus ditingkatkan khususnya pada saat dan setelah hujan lebat melanda,” jelas Ani.
Bencana ini kata dia, merupakan kondisi gerakan tanah, yang terjadi terutama pada musim penghujan dengan curah hujan ekstrem. “Kesigapan dan koordinasi antarinstansi dalam respons tanggap darurat, perlu dipertahankan untuk meminimalisir risiko korban jiwa,” ujar Ani. (CEP)
