JABAR EKSPRES – Petinju asal Amerika Serikat, Shakur Stevenson, tampil dominan saat menghadapi Teofimo Lopez dalam laga perebutan gelar juara dunia kelas welter junior (63,5 kg) versi World Boxing Organization (WBO). Pertarungan yang menjadi debut Stevenson di kelas 140 pon itu digelar di Madison Square Garden, New York, dan berakhir dengan kemenangan mutlak bagi Stevenson.
Usai pertandingan, Stevenson menyatakan bahwa dirinya hanya menjalankan strategi yang telah dipersiapkan dengan baik.
“Saya melakukan apa yang seharusnya saya lakukan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penampilan tersebut mencerminkan rencana bertarung yang telah ia susun sejak awal laga.
Baca Juga:AS Buka Peluang Dialog dengan Iran di Tengah Peningkatan Kekuatan Militer5 Hp Infinix di Bawah Rp3 Juta di Februari 2026, Cocok untuk Daily Use
Sepanjang 12 ronde dalam partai utama ajang The Ring 6, Stevenson mampu mengungguli Lopez baik dari segi teknik maupun kecerdasan membaca permainan. Juara dunia WBC kelas ringan itu tampil disiplin dengan pertahanan solid, memanfaatkan jab secara efektif, serta menjaga jarak ideal yang membuat Lopez kesulitan mengembangkan serangan.
Meski menghadapi salah satu lawan paling berpengalaman dan berbahaya dalam kariernya, Stevenson tetap konsisten pada gaya bertarung defensif yang presisi. Hasilnya, ia berhasil mengamankan kemenangan angka mutlak pada debutnya di divisi welter junior.
Ketiga juri sepakat memberikan skor 119-109 untuk Stevenson, yang dinilai unggul dalam 11 dari 12 ronde. Sementara itu, Lopez tampak kesulitan melakukan penyesuaian strategi setelah tertinggal sejak awal pertarungan.
Stevenson menggambarkan kemenangannya sebagai wujud seni dalam dunia tinju, yakni memukul lawan tanpa banyak menerima serangan balik. Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa dirinya mampu mengalahkan siapa pun selama tetap fokus dan disiplin dalam bertarung.
“Inilah seni tinju: memukul tanpa terkena, dan membedah lawan sedikit demi sedikit. Saya bisa mengalahkan siapa pun. Saya hanya perlu memusatkan pikiran saya,”ujarnya.
“Saya sudah bilang, saya adalah petinju terbaik di planet ini, dan saya berdiri teguh pada pernyataan itu” sambungnya.
Dengan hasil ini, Stevenson yang kini berusia 28 tahun sukses merebut gelar The Ring dan WBO kelas welter junior dari Lopez. Kemenangan tersebut menjadikannya juara dunia di empat kelas berbeda, sebuah pencapaian bergengsi dalam karier profesionalnya.
