JABAR EKSPRES – Suasana hangat dan kekeluargaan dalam kegiatan rapat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjar berubah menjadi keprihatinan setelah salah satu kader kehilangan kendaraannya.
Sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi Z 4256 TAD dilaporkan raib dari area parkir kawasan wisata Situ Leutik, Kota Banjar, Minggu (1/2/2026) sore. Kejadian ini menyisakan tanda tanya besar mengenai efektivitas sistem pengamanan di destinasi wisata itu.
Ketua HMI Cabang Banjar, Rio Julian Rustandi Putra, mengatakan rombongan organisasinya telah menggelar rapat internal sejak pagi hari. Untuk menyegarkan suasana sekaligus menikmati alam, rapat kemudian dilanjutkan di kawasan Situ Leutik sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca Juga:Aksi Pencurian di Buahbatu Kepergok Pemilik Rumah, Pelaku Digiring Warga ke Kantor PolisiParkir Sebentar, Mobil Warga Cimahi Jadi Sasaran Pencurian Pecah Kaca
“Awalnya kami rapat dari jam 9 pagi. Rencananya, di Situ Leutik kami akan menyelesaikan pembahasan sekaligus bersilaturahmi,” jelas Rio, Senin (2/6/2026).
Namun, usai seluruh rangkaian acara selesai dan para kader bersiap untuk pulang, salah satu kader tidak menemukan motornya di tempat ia memarkirkan kendaraan tersebut. Pencarian segera dilakukan di sekitar area parkir yang luas, namun hasilnya nihil. Motor Honda Beat milik kader yang aktif tersebut benar-benar hilang.
“Setelah dicek satu per satu dan ditanyakan ke semua yang hadir, ternyata motor kader kami benar-benar hilang,” ujar Rio.
Rio tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap tingkat keamanan di Situ Leutik. Ia menilai insiden ini merupakan cerminan dari lemahnya pengawasan dan fasilitas keamanan yang disediakan pengelola.
“Penjagaannya terasa kurang, kontrolnya tidak maksimal. Situ Leutik memang cukup ramai wisatawan saat weekend, tapi justru itu seharusnya diimbangi dengan sistem keamanan yang lebih ketat. Nyatanya, tempat ini rawan kejadian kehilangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, meskipun ramai, area parkir yang cenderung terbuka dan minim petugas yang berkeliling membuat peluang aksi pencurian semakin besar.
Menyikapi kejadian ini, pihak HMI Cabang Banjar segera mengambil langkah hukum dengan melaporkan kehilangan tersebut ke kepolisian. Unit Reskrim Polsek Banjar telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.
Baca Juga:Antisipasi Pencurian Kabel, Dishub Bandung Siaga 24 Jam Tangani Gangguan PJUAksi Pencurian Gelang Emas di Pasar Cibinong Digagalkan Warga, Pelaku Diseret ke Polsek
“Polisi sudah turun ke lokasi. Untuk laporan resmi secara tertulis, akan kami lengkapi bersama keluarga yang bersangkutan dan atas nama organisasi hari ini,” papar Rio.
