Komisi V Dorong Penguatan Sarpras RSUD Karawang: Itu Mendesak!

Komisi V Dorong Penguatan Sarpras RSUD Karawang: Itu Mendesak!
Komisi V DPRD Jabar saat meninjau RSUD Karawang. (Dok Humas)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Komisi V DPRD Jabar mendorong dukungan sarana dan prasarana terhadap RSUD Karawang. Rumah sakit itu butuh dukungan alat guna meningkatkan layanan terhadap masyarakat.

Komisi V juga sempat meninjau langsung lokasi rumah sakit tersebut, beberapa fasilitas dan sarana disorot. Rumah sakit itu masih memiliki beberapa masalah mendasar. “Ini butuh perhatian,” kata Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Encep Sugiana.

Encep melanjutkan, rumah sakit itu ditetapkan sebagai salah satu rujukan regional. Mestinya sarana prasarana juga bisa lebih lengkap. “Ini kan untuk melayani pasien dari beberapa daerah. Sehingga fasilitas juga perlu memadai,” katanya.

Baca Juga:Kurangi Penumpukan Pasien RSUD, Pemkab Bogor Tingkatkan Layanan PuskesmasAtasi Krisis Ketersediaan Darah di Cimahi, UPD RSUD Cibabat Mulai Beroperasi

Salah satu contoh keterbatasan sarana itu terkait mesin penunjang untuk medis. Rumah sakit itu butuh alat CT Scan tipe 64 dan 128 slice, hal itu sangat dibutuhkan untuk mendukung layanan diagnostik.

Harga pengadaan alat tersebut tidak murah. Bisa mencapai sekitar Rp17 miliar, sehingga menjadi kendala bagi rumah sakit untuk melakukan pengadaan secara mandiri. “Itu mendesak, tapi harga tidak murah,” bebernya.

Encep melanjutkan, dari sisi SDM, rumah sakit itu masih cukup baik karena sudah ada beberapa dokter spesialis.

Tetapi yang belum tersedia adalah dokter sub spesialis, terutama jantung dan stroke. “Dokter spesialisnya sudah cukup, tetapi untuk subspesialis jantung dan stroke masih kurang,” katanya.

Encep menuturkan, pihaknya bakal berupaya meneruskan aspirasi itu dengan harapan bisa mendapatkan jalan tengah.

Pembahasan tersebut juga akan mencakup kondisi rumah sakit lain yang ditugaskan sebagai rujukan regional di berbagai wilayah Jawa Barat.

“Kami coba diskusikan dengan dinas terkait, karena jangan sampai rumah sakit sudah diberi tugas sebagai rujukan regional, tapi fasilitas pendukungnya tidak disiapkan secara maksimal,” cetusnya. (son)

0 Komentar