Beda dengan Pernyataan DPRD Jabar, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Sekolah Swasta Tak Dihapus tapi Dialihkan

Beda dengan Pernyataan DPRD Jabar, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Sekolah Swasta Tak Dihapus tapi Dialihkan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (dok humas)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi buka suara terkait kisruh wacana pemotongan bantuan ke sekolah swasta. Menurutnya, bantuan tidak dihapus tapi cara pemberiannya dialihkan.

Dedi Mulyadi menguraikan, dukungan terhadap sekolah swasta dari Pemprov Jabar tidak dihapus dan dihilangkan. “Yang ada dialihkan cara pemberiannya,” cetusnya, Kamis (29/1/2026).

Dedi Mulyadi melanjutkan, kucuran dana bantuan itu biasanya disalurkan ke sekolah, atau dikenal dengan program Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).

Baca Juga:Sekolah Swasta di Jabar Teriak, Bantuan Pemprov 2026 Jadi Nol Rupiah?PAPS Timbulkan Kesenjangan Sekolah Negeri dan Swasta, SMA Bina Muda Kena Dampak Negatif Kebijakan Dedi Mulyadi

Sekarang mekanismenya berubah, yakni disalurkan dalam bentuk bantuan program beasiswa. “Jadi masyarakat yang tidak mampu di sekolah swasta digratiskan atau bayarannya ditanggung oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Menurut Dedi, nanti Pemprov bukan hanya menanggung biaya sekolah tapi juga beberapa keperluan siswa. “Kami juga akan menyiapkan sepatunya, menyiapkan bukunya, menyiapkan baju seragamnya,” jelasnya.

Langkah itu, kata Dedi, merupakan bagian dari komitmen untuk membangun rasa adil dalam bidang pendidikan. “Sehingga masyarakat miskin itu bisa sekolah di sekolah swasta dengan biaya yang ditanggung oleh pemerintah,” katanya.

Sebelumnya, sekolah swasta di Jawa Barat berteriak, terkait kabar kucuran bantuan Pemprov Jabar ke sekolah swasta yang menjadi nol rupiah pada 2026.

Kabar dicoretnya bantuan itu disampaikan Anggota Komisi V DPRD Jabar Maulana Yusuf Erwinsyah beberapa hari lalu. “Kami memberitahu kabar tidak nyaman. Terkhusus sekolah swasta. Bantuan Pemprov Jabar ke sekolah swasta pada 2026 itu nol rupiah,” katanya dalam video yang juga diposting di medsos resminya.

Maulana melanjutkan, Sebelumnya ada BPMU untuk sekolah swasta maupun rencana akan diganti dengan bantuan personal ataupun bantuan operasional. “Namun pada faktanya itu nol rupiah,” tegasnya. (son)

0 Komentar