JABAR EKSPRES – Sebanyak tiga ruang kelas dan empat toilet di SMAN 2 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, rubuh akibat hujan deras disertai angin kencang. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (23/1/2026) pagi dan sempat menjadi perbincangan di media sosial.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan kerusakan terjadi di lantai dua sekolah. Tiga ruang kelas dan dua toilet ambruk, sementara dampaknya juga dirasakan di lantai satu dengan kerusakan serupa, yaitu tiga ruang kelas dan dua toilet.
“Bangunan yang ambruk sudah dipasang BPBD Line. Untuk peserta didik sementara diliburkan,” kata Adam Hamdani dalam keterangan tertulisnya, pada Jumat (23/1/2026).
Baca Juga:DPRD KBB Fraksi PDI Perjuangan Kawal MBG Agar Berkualitas dan Tepat SasaranKritik PJU Berujung 'Undangan Klarifikasi', Warga Jabar Pertanyakan Ruang Aman Bersuara
Menurutnya, hujan deras dan angin kencang menjadi penyebab utama rubuhnya bangunan. Selain itu, konstruksi atap yang dinilai kurang kokoh, menggunakan baja ringan dan genting, turut menjadi faktor kerusakan.
“Kontruksi bangunan pada bagian atap yang kurang (baja ringan di atap oleh genting),” jelasnya.
“Untuk bangunan yang awal dikhawatirkan ambruk hasil kaji 3 bulan lalu dinas terkait ruangan dikosongkan, akan tetapi yang ambruk malah bangunan yang berbeda,” sambung dia.
Adam menambahkan, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Semua siswa dan staf sekolah selamat dari insiden tersebut.
