Pada segmen profesional dan kreator konten, LG memperkenalkan monitor 27US500A dengan resolusi 4K UHD (3840×2160), panel IPS, serta cakupan warna 90 persen DCI-P3. Monitor ini ditujukan bagi fotografer, ilustrator, dan editor video yang membutuhkan akurasi warna tinggi. Sementara itu, model 27U421A hadir dengan panel VA curved 1500R beresolusi Full HD yang menyasar kebutuhan kerja harian dan hiburan kasual.
Tak ketinggalan, LG juga mengandalkan monitor ultrawide yang dirancang untuk pengguna dengan kebutuhan multitasking tinggi. Bentuk layar yang lebih lebar memungkinkan pengguna membuka beberapa aplikasi sekaligus, sehingga cocok untuk pekerja profesional maupun kreator dengan beban kerja berat.
Dari sisi teknologi, LG menegaskan keunggulannya pada panel OLED yang menjadi andalan di segmen premium. LG menyebut teknologi OLED yang dikembangkannya merupakan salah satu yang terbaik di dunia, dengan kualitas visual tinggi dan tingkat kecerahan unggulan. Meski berada di segmen atas, LG mengklaim harga produknya tetap kompetitif dibandingkan merek lain dengan teknologi serupa.
Baca Juga:Benarkan Pengunduran Diri Juda Agung sebagai Deputi Gubernur, BI Sudah Siapkan Rekomendasi Pengganti?Menkeu Optimis Kurs Rupiah Menguat Meski Nyaris Sentuh Rp17 Ribu: Tunggu Waktu Saja
“Untuk teknologi sekelas OLED, kami tetap menjaga harga agar kompetitif. LG juga dikenal sebagai pionir pengembang panel OLED di dunia,” kata Prema.
Tak hanya fokus pada produk, LG juga memberi perhatian besar pada edukasi mitra dan konsumen. Upaya ini dilakukan melalui sesi presentasi teknis, diskusi interaktif, serta tanya jawab terkait tren pasar monitor, baik nasional maupun global. Edukasi ini diharapkan membantu mitra dalam memberikan rekomendasi produk yang tepat kepada konsumen.
Sebagai bagian dari strategi penguatan kemitraan, LG menggelar dealer gathering di Bandung yang diikuti sekitar 60 peserta dari lebih dari 25 toko dan reseller. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi terhadap mitra sekaligus sarana memperkuat jejaring bisnis di Jawa Barat.
“Fokus kami di Bandung dan Jawa Barat mencerminkan komitmen LG untuk menghadirkan solusi monitor yang relevan dengan kebutuhan pasar lokal, didukung inovasi berkelanjutan dan layanan purnajual yang kuat,” imbuh Prema.
Ke depan, LG berencana menggelar kegiatan serupa di sejumlah kota lain, seperti Semarang dan Yogyakarta di Jawa Tengah, dilanjutkan Surabaya dan Makassar setelah Lebaran. Dengan rangkaian strategi tersebut, LG optimistis mampu memperkuat distribusi, memperluas layanan purnajual melalui jaringan service center nasional, serta mendorong pertumbuhan pasar monitor di Indonesia sepanjang 2026.
