JABAR EKSPRES – Kuku rusak merupakan salah satu masalah yang cukup mengganggu dari segi penampilan. Baik pria maupun wanita kerap kali mengalami masalah kuku rusak.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu penampilan, tapi perlu diketahui juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu. Kuku yang rapuh, mengelupas, berubah warna, hingga menebal umumnya disebabkan oleh beberapa faktor utama seperti kekeringan, infeksi jamur, cedera, atau kekurangan nutrisi.
Kabar baiknya, perawatan awal kuku rusak bisa dilakukan di rumah dengan langkah sederhana dan bahan alami, asalkan ditangani sejak dini. Namun, jika muncul gejala serius seperti perubahan warna ekstrem, nyeri, bau tidak sedap, atau infeksi yang tidak kunjung membaik, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Baca Juga:Uni Eropa Tegas Soal Greenland, Tolak Ancaman Tarif Amerika SerikatPolemik Lahan Carik Desa Padasuka, DPRD Bandung Minta Pemdes dan Disdik Segera Cari Solusi
Penyebab Umum Kuku Rusak
Ada beberapa penyebab umum kuku menjadi rusak. Infeksi jamur merupakan salah satu yang paling sering, ditandai dengan kuku menguning, menebal, dan rapuh.
Selain itu, kekurangan nutrisi seperti zat besi, biotin, dan protein juga dapat membuat kuku mudah patah dan tumbuh tidak sehat. Paparan air berlebihan, misalnya karena terlalu sering mencuci tangan atau mencuci piring tanpa sarung tangan, juga dapat menyebabkan kuku menjadi kering dan rapuh.
Cedera fisik akibat terbentur atau tekanan berulang, serta penyakit kulit seperti psoriasis, turut memperburuk kondisi kuku. Kebiasaan menggigit kuku, membersihkan kuku dengan benda tajam, atau penggunaan kuku palsu dan gel nail terlalu sering juga sebaiknya dihindari karena dapat merusak struktur alami kuku.
Langkah Perawatan Dasar yang Bisa Dilakukan
Perawatan kuku rusak sebaiknya dimulai dari hal-hal mendasar. Mulai dari potong kuku secara rutin menggunakan gunting yang bersih dan tajam untuk mengurangi tekanan pada kuku dan mencegah penumpukan kotoran.
Setelah itu, biasakan mencuci tangan dengan sabun antibakteri, lalu keringkan hingga benar-benar tidak lembap, terutama di sela-sela kuku.
Gunakan pelembap khusus kuku atau krim tangan setiap hari untuk menjaga kelembapan. Sementara waktu, hindari penggunaan cat kuku agar kuku bisa “bernapas” dan pulih secara alami. Saat mencuci piring atau membersihkan rumah, gunakan sarung tangan karet untuk melindungi kuku dari air dan bahan kimia.
