Gandeng BPJS Ketenagakerjaan dan Kewilayahan, Pemkot Bandung Dorong Kerja Inklusif dan Perlindungan Pekerja

BPJS Ketenagakerjaan
Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung resmi menggulirkan rangkaian Program Strategis Tahun 2026
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung resmi menggulirkan rangkaian Program Strategis Tahun 2026. Langkah ini diambil guna memperkuat sinergitas antara program kerja dinas dengan unsur kewilayahan di Kota Bandung, sebagai upaya nyata menekan angka pengangguran sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa seluruh jajaran program tahun ini dirancang agar adaptif terhadap perkembangan teknologi digital serta tetap inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas.

Untuk memperluas peluang kerja yang setara, Disnaker juga menambah porsi khusus pelatihan kewirausahaan dan pelatihan kerja disabilitas dengan kejuruan yang lebih spesifik.

Baca Juga:Ekonomi Hijau sebagai Arus Ekonomi BaruLayanan JKN Makin Cepat dan Humanis, BPJS Kesehatan Wilayah V Akselerasi Digitalisasi Bareng Faskes

“Melalui sinergi program pengentasan kemiskinan ekstrem, Disnaker menargetkan penyerapan ribuan tenaga kerja lokal serta peningkatan kelas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” ujar Yayan di sela-sela Kegiatan Sosialisasi yang berlangsung di Kantor Kecamatan Gedebage, Rabu (22/7/2026).

Lewat deretan program ini, lanjutnya, Disnaker Kota Bandung berharap mampu meningkatkan keterampilan tenaga kerja, memperluas kesempatan kerja melalui kerja sama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta mendorong tumbuh kembangnya wirausaha baru yang berkelanjutan.

Kemudahan Akses Digital dan Padat Karya

Guna menjamin kemudahan akses serta transparansi informasi, seluruh proses pendaftaran pelatihan kerja hingga lowongan pekerjaan kini telah terintegrasi secara digital melalui aplikasi BIMMA (Bandung Integrated Manpower Management Application). Tak hanya itu, bagi warga yang ingin berpartisipasi dalam program Padat Karya, pendaftaran dapat dilakukan secara langsung melalui kantor kelurahan setempat.

Perkuat Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja

Upaya pengentasan pengangguran dan peningkatan kesejahteraan ini turut diperkuat melalui kolaborasi bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Pps. Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci, Suarni, menyampaikan bahwa berbagai langkah strategis terus dipacu untuk meningkatkan kepesertaan pekerja dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan—mulai dari perlindungan risiko kecelakaan kerja hingga jaminan hari tua.

Suarni menegankan pentingnya sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Bandung agar program jaminan sosial dapat menjangkau seluruh lapisan pekerja secara optimal.

“Upaya ini diharapkan terus berlanjut dan diperluas, sehingga tercipta rasa aman bagi pekerja dalam menjalankan aktivitasnya serta terciptanya dunia kerja yang lebih berkeadilan dan sejahtera di Kota Bandung,” tutur Suarni. (*)

0 Komentar