Muncul Gejala SCAM, Aplikasi EON Media Diduga Mulai Terbukti Sebagai Penipuan

Aplikasi EON Media yang mulai dicurigai sebagai penipuan.
Aplikasi EON Media yang mulai dicurigai sebagai penipuan.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aplikasi EON Media yang diduga sebagai penipuan kembali menunjukkan gejala-gejala bakal scam. Aplikasi investasi online yang berkedok platform video pendek ini semakin mencurigakan setelah mengeluarkan promo terbarunya.

Promo bernama ‘HAK CIPTA PRO MAX’ ini menawarkan keuntungan besar, yakni mencapai empat kali lipat dari profit yang biasa.

Promo ini berlaku secara khusus mulai dari tanggal 5 hingga 11 Januari 2026 mendatang. Jadi untuk pembelian paket investasi hak cipta tertentu selama periode promo ini, akan mendapatkan pendapatan 4 kali lipat secara langsung setelah pembelian.

Adapun paket yang akan mendapatkan profit 4 kali lipat tersebut diantaranya :

– Hak Cipta 2 Max: Harga $152, Pendapatan Harian yang biasanya $4 menjadi $16. 3000

Baca Juga:Naskah Khutbah Jumat Tentang Mengapa Islam Membolehkan Poligami"Super Flu" Memakan Korban di Bandung, 1 Pasien RSHS Meninggal

– Hak Cipta 3 Max: Harga $527, Pendapatan Harian yang biasanya $15 menjadi $60. kuota dibatasi untuk 1000 orang

– Hak Cipta 4 Max: Harga $1367, Pendapatan Harian yang biasanya $42 menjadi $168. kuota dibatasi untuk 300 orang

– Hak Cipta 5 Max: Harga $3602, Pendapatan Harian yang biasanya $120 menjadi $480, kuota hanya untuk 50 orang

– Hak Cipta 6 Max: Harga $9353 Pendapatan Harian yang biasanya $340 menjadi $1360. kuota dibatasi untuk 10 orang saja.

Dengan keuntungan lebih besar dari promo ini, pasti akan membuat para anggotanya berlomba-lomba deposit untuk membeli paket investasi sebelum kuota terpenuhi.

Padahal bisa jadi ini hanyalah akal-akalan dari aplikasi agar para membernya semakin ketagihan untuk mencari keuntungan besar, tanpa waspada dengan peringatan indikasi penipuan dari aplikasi ini.

Aplikasi EON media TV yang dari awal kemunculannya sudah dicurigai sebagai ponzi ini, rupanya menunjukkan pola yang sama dengan aplikasi penipuan yang sudah terlebih dahulu scam.

Baca Juga:Presiden Prabowo Apresiasi Capaian Indonesia di SEA Games 2025, Kemenpora Gandeng BRI Salurkan Bonus AtletWaspada Modus Kejahatan, Ini Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI

Salah satu gejala sebuah aplikasi bakal scam adalah munculnya berbagai event promo berhadiah yang membuat para anggotanya terlena, karena berharap bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Padahal ini bisa menjadi pertanda bahwa aplikasi akan segera tumbang. Tanda berikutnya yang akan muncul adalah mulai susah untuk melakukan penarikan atau WD.

Biasanya aplikasi akan menggunakan berbagai alasan, seperti sedang ada maintenance atau perbaikan jaringan, sedang ada evaluasi akun, ada pelanggaran double akun dan lain sebagainya.

Jika sudah begitu aplikasi akan menerapkan pajak, dimana bagi anggota yang ingin bisa menarik uangnya harus membayar pajak. Padahal bayar atau tidak, aplikasi tudah tidak akan membuka fitur penarikan lagi, karena sudah benar-benar terbukti penipuan.

0 Komentar