Jabar Ekspres – Mengawali tahun kerja 2026, Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Senin (5/1).
Sidak ini dilakukan untuk meninjau langsung tingkat kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus memastikan pelayanan pendidikan berjalan optimal.
Dalam kesempatan itu, Kang DS—sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna—menekankan bahwa disiplin kerja menjadi prasyarat utama peningkatan mutu pendidikan. Ia menegaskan, kualitas sekolah tidak hanya ditentukan sarana dan kurikulum, tetapi juga oleh sikap dan tanggung jawab aparatur dan tenaga pendidik.
Baca Juga:Pemkab Bogor Wacanakan Ruislag Aset dengan Pemprov JabarRelawan PNM Kembali Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban Bencana
“Disiplin bukan sekadar absen atau datang tepat waktu. Di dalamnya ada komitmen dan tanggung jawab. Kalau itu dijalankan, mutu pendidikan akan ikut terdongkrak,” ujar Kang DS, Selasa (6/1/2026).
Selain mengevaluasi kehadiran ASN, Kang DS turut menyoroti kualitas sumber daya manusia tenaga pendidik. Ia menekankan peran guru dan kepala sekolah sebagai figur teladan bagi peserta didik. Menurutnya, guru dan kepala sekolah seharusnya hadir lebih awal dari siswa sebagai bentuk keteladanan sekaligus membangun suasana sekolah yang positif sejak pagi.
“Pendidik harus memberi contoh. Datang lebih awal, menyambut siswa dengan baik, dan menciptakan rasa aman serta nyaman,” jelasnya.
Kang DS juga mendorong penerapan pendekatan humanis dalam pendidikan. Ia menilai kebiasaan sederhana seperti menyambut siswa dan bersalaman sebelum masuk kelas dapat memperkuat hubungan emosional antara guru dan murid.
“Hal-hal kecil seperti itu dampaknya besar. Anak merasa diperhatikan dan dihargai, sehingga suasana belajar menjadi lebih kondusif,” ucapnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa lingkungan sekolah yang ramah dan penuh perhatian dapat menekan potensi perundungan di kalangan pelajar. Sekolah harus menjadi tempat aman bagi tumbuh kembang karakter siswa.
Dalam kesempatan sidak, Kang DS juga berdialog dengan jajaran Dinas Pendidikan untuk mendengar langsung berbagai persoalan, mulai dari pemerataan kualitas guru hingga penguatan manajemen sekolah. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bandung akan terus membenahi sektor pendidikan secara berkelanjutan dengan fokus pada peningkatan kualitas SDM, sistem pembelajaran, dan pembentukan karakter peserta didik.
