Pembunuhan di RSUD Majalaya, Manajemen Tegaskan Korban dan Pelaku Bukan Karyawan Rumah Sakit

Pembunuhan di RSUD Majalaya, Manajemen Tegaskan Korban dan Pelaku Bukan Karyawan Rumah Sakit
Wakil Direktur Umum dan SDM RSUD Majalaya, Agus Heri Zukari (tengah) saat memberikan klarifikasi terkait kejadian pembunuhan yang terjadi di Rumah Sakit. Foto Agi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya menegaskan bahwa korban dan pelaku dalam kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di lingkungan rumah sakit bukan merupakan karyawan internal RSUD, melainkan petugas dari perusahaan outsourcing pihak ketiga.

Wakil Direktur Umum dan SDM RSUD Majalaya, Agus Heri Zukari, mengatakan pihaknya pertama kali menerima informasi kejadian tersebut sekitar pukul 05.04 WIB.

“Saya dapat kabar sekitar jam 5 lewat 4 pagi. Saya langsung berkoordinasi dan meluncur ke lokasi,” kata Agus saat konferensi pers di RSUD Majalaya, Senin (5/1/2026).

Baca Juga:Polisi Ungkap Dugaan Kasus Pembunuhan di RSUD Majalaya, Motif karena Masalah Utang PiutangAda Indikasi Pembunuhan, Polisi Kejar Terduga Pelaku Penghilang Nyawa Wanita Asal Jaksel

Agus mengakui sempat terjadi kesimpangsiuran informasi lantaran lokasi kejadian berada di lingkungan rumah sakit. Namun ia menegaskan bahwa secara kepegawaian, korban dan pelaku bukan bagian dari RSUD Majalaya.

“Untuk klarifikasi, kejadian kemarin itu bukanlah karyawan rumah sakit, tapi petugas dari outsourcing, penyedia jasa penunjang kegiatan rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Agus, seluruh aspek pengelolaan tenaga outsourcing, mulai dari pembinaan, evaluasi hingga pengawasan teknis di lapangan, sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan penyedia jasa.

“Rumah sakit hanya sebagai penerima manfaat dari jasa yang diberikan. Monitoring kami terbatas pada hasil pekerjaan, apakah sesuai dengan mutu yang disepakati atau belum,” jelasnya.

Terkait kronologis kejadian, Agus menyatakan pihaknya tidak dapat memberikan keterangan lebih jauh karena kasus tersebut sepenuhnya ditangani oleh kepolisian.

“Untuk kronologis, saya belum bisa menyampaikan apa pun karena masih dalam penyidikan Polresta,” katanya.

Ia menambahkan, penyidik kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara hingga sore hari, namun pihak RSUD belum menerima informasi resmi terkait motif maupun detail kejadian.

Baca Juga:Kasus Pembunuhan di Cisarua, Anggota DPRD Nurunnisa Setiawan Sampaikan Duka MendalamMotif Pembunuhan Driver Ojek Online Asal Depok, Polisi Sebut karena Ekonomi

“Kami belum mendapatkan info apa pun dari penyidik, baik kronologis maupun motifnya,” ujarnya.

Agus juga menjelaskan bahwa pelaku dan korban sama-sama bertugas sebagai petugas outsourcing di RSUD Majalaya, dengan posisi yang saling berkaitan.

“Betul, pelaku dan korban ada di satu tupoksi sebagai petugas outsourcing,” ucapnya.

Ia menerangkan, lokasi kejadian berada di lantai 2 area pelayanan poliklinik yang umumnya sudah sepi setelah pukul 14.00 WIB khususnya pada hari kejadian yakni Sabtu (3/1).

0 Komentar