JABAR EKSPRES – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Nurunnisa Setiawan menyampaikan duka mendalam atas tragedi pembunuhan di KP Cipari, Kecamatan Cisarua.
Nisa mengatakan, bahwa korban dan pelaku merupakan tetangannya. Korban dikenal sebagai orang yang baik.
“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi pembunuhan yang menimpa almarhumah Umi. Kejadian ini terasa jauh lebih berat bagi saya karena lokasinya berada di kampung yang sama,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).
Baca Juga:Motif Pembunuhan Driver Ojek Online Asal Depok, Polisi Sebut karena EkonomiTerlacak, Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Tol Jagorawi Ditangkap di Ciamis!
Ia menuturkan, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan.
Dia mengajak masyrakat untuk menjaga wilayah secara bersama agar persitiwa keji serupa tidak kembali terjadi.
Politisi Partai Gerinda itu menegaskan akan mengawal proses hukum sampai tuntas. Ia mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.
“Semoga keluarga almarhumah diberikan kekuatan dan ketabahan. Kita kawal proses hukum ini sampai tuntas,” pungkasnya.
Kronologi Peristiwa Pembunuhan
Diberitakan sebelumnya, Polres Bogor berhasil menangkap NAF (32) pelaku pembunuhan yang terjadi di Kampung Cipari, Kelurahan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Peristiwa kelam itu terjadi Kamis (20/11) lalu. Saat korban berinisial N (59) menangih uang tabungan miliknya untuk pergi umrah.
Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo menjelaskan, korban dihabis oleh pelaku saat sedang beribadah salat magrib.
Baca Juga:Uang Diambil Pelaku, Korban yang Dibunuh Saat Salat Magrib di Cisarua Sudah Nabung Selama 2 Tahun untuk UmrohGeger! Seorang Wanita Paruh Baya di Cisarua Bogor Tewas Dibunuh Saat Sedang Salat
Kata Anggi, pelaku sempat mendatangi rumah korban pada pukul 11.00 WIB. Mereka membicarakan uang tabungan sejumlah Rp.12.450.000 kepada pelaku.
“Pelaku meminta kelonggaran pengembalian uang tabungan kepada korban, hingga terjadi cekcok keduanya,” ujarnya saat preskon di Mako Polres Bogor, Sabtu (22/11) malam.
Saat magrib, tersangka mengambil balok kayu lalu memukul bagian kepala korban dua kali. Korban sempat melakukan perlawanan.
Namun pelaku terus menyerang korban hingga jatuh ke etalase dan hancur mengenai kepala korban.
“Setelah itu pelaku dan korban sempat berbincang dan dalam perbincangannya itu pelaku meminjam uang sejumlah Rp1 juta kepada korban dan oleh korban diberikan perhiasan berupa gelang dan cincin,” katanya.
Lalu pelaku mengelap darah yang bersimbah di tubuh korban, kemudian pelaku sempat minta maaf dan mengajak korban ke rumah sakit.
