JABAR EKSPRES – Kecamatan Cimanggung implementasikan Surat Edaran (SE) Bupati Sumedang Nomor 41 Tahun 2025, sebagai komitmen dalam membudayakan hidup bersih.
Aksi nyata Kecamatan Cimanggung, dilakukan melalui pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih (Jumsih) yang berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan hingga Tahun Baru 2026.
Gotongroyong dilakukan oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cimanggung, bersama pemerintah desa, unsur TNI, Polri bahkan elemen masyarakat.
Baca Juga:Sistem Distribusi Siap Sejak Awal Tahun 2026, Petani Langsung Tebus Pupuk SubsidiCetat Rekor Tertinggi, Penyaluran Dana FLPP Capai 278.868 Rumah
Camat Cimanggung, Agus Wahyudin mengatakan, gerakan Jumsih merupakan implementasi langsung dari visi kepemimpinan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.
“Implementasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan lestari,” katanya pada Jumat (2/1).
Menurut Agus, keberhasilan program daerah sangat ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan di tingkat kecamatan dan desa.
Lokasi kegiatan berada di perbatasan Desa Sukadana dan Desa Sawahdadap hingga SDN Ciparuag, Desa Sukadana dengan Pembersihan saluran air di sepanjang Jalan Bujil–Cisempur.
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung arahan Bupati Sumedang agar gerakan kebersihan tidak berhenti sebagai instruksi administratif, melainkan hadir sebagai aksi nyata di tengah masyarakat.
Semangat gotongroyong tampak kuat, dengan warga dan aparat bergabung membersihkan lumpur serta sampah yang berpotensi menghambat aliran air.
“Edaran Bupati kami jadikan pedoman bersama. Pelaksanaan Jumat Bersih ini bukan kegiatan insidental, tetapi bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih yang melibatkan seluruh elemen masyarakat,” bebernya.
Baca Juga:Wujudkan Kehadiran Negara, BSI Dukung Danantara Bangun Hunian Layak untuk Percepat Pemulihan Warga AcehMelayani dengan Hati, ESG PNM Tumbuh Bersama Ibu-Ibu Pelaku Usaha Lokal
Dari kegiatan tersebut, disampaikan Agus, saluran air sepanjang kurang lebih 550 meter telah berhasil dibersihkan.
“Selain memperbaiki fungsi drainase, kegiatan ini juga mendorong peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Bas)
