Libur Nataru, Kunjungan Tinggi tapi Hunian Hotel di Kabupaten Bandung Menurun

Libur Nataru, Kunjungan Tinggi tapi Hunian Hotel di Kabupaten Bandung Menurun
Ilustrasi hotel/Istimewa
0 Komentar

“Length of stay kita masih di angka 1,3 hari. Idealnya tiga hari. Spending money juga masih sekitar Rp300 ribu per orang. Harapannya bisa sampai Rp1 juta per kunjungan,” jelasnya.

Meski begitu, ia menilai tingginya mobilitas wisatawan tetap memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sepanjang jalur wisata.

“Pedagang kecil seperti warung kopi, warung rokok, itu terasa meningkat. Walaupun sulit didata karena tersebar,” ujarnya.

Baca Juga:Tutupi 2025 dengan Syukur dan Kemanusiaan, Dirut BSI Pimpin Doa Akhir Tahun dari AcehPersib Perkuat Skuad, 1 Asing 2 Lokal Bakal Datang!

Terkait infrastruktur, Wawan memastikan kondisi jalan di wilayah Pangalengan dan Ciwidey relatif baik.

“Hampir 90 persen infrastruktur sudah bagus, baik jalan kabupaten, provinsi, maupun nasional,” katanya.

Namun, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah terkait keramahan dan kenyamanan wisatawan.

“Masalah hospitality, pungli, harga yang dinaikkan saat momen tertentu, itu masih menjadi PR. Ini bukan hanya di Kabupaten Bandung, tapi hampir di semua daerah wisata,” ujarnya.

Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi pembelajaran bersama agar wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali berkunjung.

Dorong Peran Desa Wisata

Ke depan, Disparekraf Kabupaten Bandung akan mendorong pengembangan desa wisata sebagai alternatif destinasi.

“Kami fokus ke desa wisata. Ada segmen wisatawan yang ingin menikmati kearifan lokal, budaya, keramahan, dan keaslian. Ini yang sedang kami kembangkan,” kata Wawan.

Baca Juga:Mental Juara Grup, Persib Siap Tantang Ratchaburi di 16 Besar ACL TwoBeralih ke Rumah Minimalis: Kawasan Urban dengan Prinsip Less is More 

Ia berharap seluruh elemen, mulai dari Kompepar, PHRI, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat dapat bersinergi untuk menciptakan iklim pariwisata yang ramah dan berkelanjutan.

“Kalau masyarakat merasa memiliki, wisatawan akan merasa aman dan nyaman datang ke Kabupaten Bandung,” pungkasnya.

0 Komentar