Pemkot Bandung Buka Kembali Babakan Siliwangi Usai Revitalisasi Rp3 Miliar

Pemkot Bandung Buka Kembali Babakan Siliwangi Usai Revitalisasi Rp3 Miliar
Ilustrasi: Pengunjung berjalan di atas Jembatan di Babakan Siliwangi, Kota Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membuka kembali kawasan Hutan Kota Babakan Siliwangi setelah sempat ditutup.

Pembukaan dilakukan sejak pekan ini, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan kawasan tersebut selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bandung, Yuli Ekadianty, mengatakan informasi pembukaan baru tersebar luas pada Kamis, 25 Desember 2025. Menurut dia, pembukaan dilakukan setelah revitalisasi kawasan rampung.

Baca Juga:Tingkatkan Roda Perekonomian, 50 Perusahaan Berminat Investasi Sebesar Rp240 Triliun Ciptakan Ekonomi Baru bagi Warga, Kementrans Kembangkan Wirausaha Wisata 

Yuli menyebutkan sejumlah perubahan dilakukan di Babakan Siliwangi, mulai dari pembangunan pembatas skywalk dengan area hutan, gapura di jalur masuk, hingga perbaikan fasilitas penunjang.

“Terus juga kita ada perbaikan untuk fasilitas musolah, toilet, gitu, ya. Terus juga ada penataan untuk kolam air di sana. Ada perbaikan kirmir juga, penambahan lampu. Sama ada sedikit untuk bermain anak, gitu,” kata Yuli saat dihubungi, baru-baru ini.

Selain fasilitas, DPKP juga menata taman dengan menambahkan berbagai jenis tanaman hias. Penataan ini dilakukan untuk melengkapi karakter kawasan yang selama ini didominasi pepohonan besar.

“Kita ada bikin taman, ya. Jadi untuk mempercantik. Karena kan kalau di hutan kota Babakan Siliwangi ini kan memang kebanyakannya hanya pohon-pohon, ya. Jadi ini ada kita buat blumbak tanaman. Khusus untuk tanaman, gitu,” ujarnya.

Babakan Siliwangi dikenal memiliki vegetasi yang rapat, dari pohon berukuran kecil hingga besar, yang membuat kawasan tersebut relatif asri.

Pohon-pohon di kawasan itu juga dirawat secara rutin karena Babakan Siliwangi menjadi salah satu penyumbang terbesar ruang terbuka hijau di Kota Bandung.

Saat ini, proporsi ruang terbuka hijau Kota Bandung baru mencapai 12,56 persen.

Baca Juga:Gencarkan Program Mudik Gratis Selama Nataru, Menhub: Perjalanan agar Lebih AmanKetimpangan Sosial di Jabar Masih Tinggi, Ini Jurus Pemda Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem

“Iya, dia kan termasuk salah satu potensi, ya, untuk ruang terbuka hijau kita, gitu. Untuk di kota Bandung ini,” kata Yuli.

Untuk menjaga fungsi tersebut, DPKP menempatkan petugas pemeliharaan di lapangan yang disiagakan di taman-taman kota.

“Jadi kami punya petugas di lapangan yang memang melakukan pemeliharaan secara rutin, gitu, ya, di ruang-ruang terbuka hijau kita, gitu, di taman-taman,” ujarnya.

0 Komentar