JABAR EKSPRES – Pohon akasia berusia diperkirakan puluhan tahun tumbang dan menimpa sebuah warung di kawasan Pejamben, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.
Peristiwa pohon tumbang yang dipicu cuaca ekstrem tersebut, mengakibatkan kerusakan pada bangunan warung dan seorang anak menderita luka-luka.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar merespons cepat laporan warga mengenai insiden tersebut.
Baca Juga:Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang di Jalan Ibrahim Adjie Bandung, Arus Lalu Lintas Sempat TergangguLegislator Sambangi Rumah Balita Korban Pohon Tumbang di Pakansari, Desak Pemkab Bogor Sigap
Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Ruhimat, melalui Kepala Seksi Darurat dan Logistik Yudi Andriana, menyatakan bahwa timnya segera diterjunkan ke lokasi tak lama setelah laporan diterima untuk melakukan evakuasi dan pembersihan.
“Kami menurunkan enam personel ke lokasi untuk melakukan penanganan pohon tumbang dan memastikan area aman,” ujar Yudi Andriana, Minggu (21/12/2205).
Petugas berjibaku membersihkan material pohon yang berserakan dan mengamankan lokasi kejadian agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.
Menurut penjelasan Yudi, pohon akasia yang tumbang tersebut diduga telah mengalami pelemahan pada struktur akarnya.
Faktor tersebut, diperparah dengan kondisi cuaca buruk berupa hujan deras yang disertai angin kencang, menjadi penyebab utama kerobohan pohon berukuran besar itu.
“Angin kencang cukup terasa saat kejadian. Selain itu, kondisi akar pohon sudah tidak kuat menopang batang yang tinggi,” jelasnya.
Saat kejadian, sebuah keluarga sedang berteduh di dalam warung tersebut untuk menghindari hujan lebat.
Baca Juga:Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Kota Bogor, 3 Pohon Tumbang!Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Motor di Area Parkir RS UMMI Kota Bogor
Pohon yang roboh secara tiba-tiba menyebabkan atap dan bagian warung rusak parah. Salah seorang anak dari keluarga yang berteduh dilaporkan mengalami luka pada bagian kaki dan kepala akibat tertimpa reruntuhan.
Yudi Andriana menyampaikan bahwa BPBD Kota Banjar hanya menerima satu laporan pohon tumbang di wilayah Pataruman.
“Untuk wilayah lain di Kota Banjar, tidak ada laporan serupa. Kondisi secara umum masih terkendali,” katanya.
Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan kesiapsiagaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi.
Saksi mata kejadian, Yani, warga asal Tasikmalaya yang menjadi salah satu korban, menuturkan detik-detik sebelum pohon tumbang.
Ia bersama keluarganya memutuskan berhenti dan berteduh di warung tersebut karena hujan yang sangat lebat.
