JABAR EKSPRES – Sejumlah karyawan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo menggelar aksi di kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat, Kamis (18/12/2025). Mereka menuntut agar tempat ekowisata tersebut segera dibuka setelah ditutup sejak Agustus 2025.
Pantauan di lokasi, massa tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Para peserta aksi bergantian berorasi di depan gerbang kantor BKSDA Jabar sambil membawa poster dan spanduk.
Diantaranya bertuliskan “SAVEBANDUNGZOO PANJANG UMUR PERJUANGAN”, “SEGERA BUKA BANDUNG ZOO DIAWASI TIM SEMENTARA” serta “SATWA BUKAN KORBAN KEBIJAKAN BUKA SEGERA BANDUNG ZOO.”
Baca Juga:Diduga Palsukan Akta Bandung Zoo, Polda Jabar Tetapkan Mantan Pembina YMT sebagai Tersangka Babak Baru Kasus Korupsi Bandung Zoo, Eks Sekda Yossi Irianto Didakwa Rugikan Negara Rp59 Miliar
Ketua Serikat Pekerja Mandiri Direnten (SPMD) Bandung Zoo, Yaya Suhaya, mengatakan BKSDA memiliki tugas sebagai pelindung, sementara para pekerja berkewajiban memelihara dan menjaga satwa.
Dia menyebut penutupan kebun binatang selama empat bulan terakhir berdampak langsung pada operasional dan kondisi keuangan.
“Kami khawatir dengan kemampuan kami untuk memberi pakan satwa. Kami tahu ada konflik, kami mohon tidak dilibatkan dalam konflik, kami membutuhkan bantuan dari bapak ini, untuk keberlangsungan hidup satwa di Bandung Zoo,” kata Yahya di sela aksi.
Menurut Yaya, aksi tersebut tidak hanya menuntut pembukaan kembali Bandung Zoo, tetapi juga meminta solusi dari BKSDA terkait kesejahteraan satwa. Ia menilai konflik pengelolaan seharusnya tidak berimbas pada karyawan, sarana, maupun satwa.
“Kami mohon solusinya, kami harus seperti apa. Saya yakin Bapak dan Ibu di sini punya cara. Jangan sampai satwa menanggung dari konflik tersebut. Mereka butuh hidup dan bergantung pada kami, kami mohon perhatian dari BBKSDA dan Kemenhut,” ujarnya.
Dia menjelaskan, sejak penutupan operasional, karyawan telah berupaya memenuhi kebutuhan pakan satwa dengan cara urunan dan menggalang dana.
Namun, hasilnya dinilai belum mencukupi. Dalam sebulan, Bandung Zoo membutuhkan sekitar Rp400 juta untuk biaya pakan atau sekitar Rp13 juta per hari.
Baca Juga:Begini Respons Pengelola Bandung Zoo Usai Disorot Organisasi Luar Negeri Imbas PenutupanPengelola Minta Pemkot Cabut Larangan Kunjungan ke Bandung Zoo
Kekurangan anggaran itu disebut sebagai dampak dari dualisme kepengurusan yang berujung bentrok pada Agustus lalu, sehingga operasional Bandung Zoo ditutup untuk umum. Para pekerja pun ikut menutup kekurangan dana dengan sumbangan pribadi. “Kalau ngga salah totalnya Rp30 juta lebih,” katanya.
