Tragis! Seorang Pemuda di Cimahi Alami Robek Kepala Usai Dibacok Sekelompok Orang

ilustrasi penganiayaan di cimahi. foto Pixabay
ilustrasi penganiayaan di cimahi. foto Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Malam yang seharusnya tenang berubah menjadi mimpi buruk bagi Ahmad Sahaludin (30).

Warga Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, itu menjadi korban pembacokan sekelompok orang di Jalan Sukarasa, Rabu 17 Desember 2025, sekitar pukul 23.00 WIB.

Peristiwa ini menyisakan luka fisik dan trauma psikologis yang mendalam bagi korban dan warga sekitar.

Baca Juga:Dua Pelaku Penganiayaan Karyawan di Rancaekek Dibekuk PolisiSeorang Pekerja Pabrik Jadi Korban Penganiayaan di Jalan Raya Bandung-Garut, Pulang Kerja Dihantam Pakai Besi!

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, mengungkapkan bahwa kejadian bermula ketika enam orang yang diduga pelaku mengendarai tiga sepeda motor melintas dari arah yang sama dengan korban.

“Tanpa ada peringatan, mereka langsung menganiaya Ahmad menggunakan senjata tajam,” kata Gofur saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/25).

Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek di bagian kepala. Luka tersebut cukup serius hingga korban harus mendapatkan lima jahitan dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.

“Korban dalam kondisi stabil, tetapi masih harus diawasi,” ujar Gofur.

Setelah melakukan penganiayaan, para pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Ciawitali, meninggalkan korban yang tergeletak di jalan.

Kejadian ini sempat mengejutkan warga sekitar yang mendengar teriakan dan suara gaduh dari lokasi. Sejumlah warga segera berlari membantu membawa korban ke tempat aman dan memanggil petugas medis.

Pihak kepolisian kini tengah mengintensifkan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan motif pembacokan ini.

“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” tambah Gofur.

Baca Juga:Dalami Kasus Penganiayaan di Bandung Barat, Polres Cimahi Ekshumasi Jenazah YayatMasalah Parkir Berujung Penganiayaan, Warga Bandung Jadi Korban

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Cimahi Utara, terutama bagi pejalan kaki yang biasa melintas di malam hari.

Warga meminta agar aparat kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan demi mencegah terulangnya kekerasan serupa.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Ahmad Sahaludin, yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta, kini harus memulihkan diri baik secara fisik maupun mental.

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bagi banyak orang bahwa ancaman kekerasan dapat muncul tiba-tiba, bahkan di lingkungan yang dianggap aman. (Mong)

0 Komentar