Seorang Pekerja Pabrik Jadi Korban Penganiayaan di Jalan Raya Bandung-Garut, Pulang Kerja Dihantam Pakai Besi!

Seorang Pekerja Pabrik Jadi Korban Penganiayaan, Pulang Kerja Dihantam Pakai Besi!
Pelaku penganiayaan (jaket ungu) saat diamankan usai memukul korban (jaket merah) di Jalan Raya Bandung-Garut depan Pabrik PT Vonex Indonesia, wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Foto: Korban penganiayaan inisial RV (46) for Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang pekerja industri diduga mengalami tindak kekerasan penganiayaan, yang dilakukan oleh seorang pria di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya depan pabrik PT Vonex Indonesia wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Korban merupakan seorang perempuan pekerja pabrik berinisial RV (46). Setelah pulang bekerja, dirinya mengalami peristiwa nahas penganiayaan sekira pukul 06.30 WIB pada Selasa (28/10/2025).

“Saat itu pulang kerja dari pabrik, tiba-tiba dicegat pelaku dan dipukul sebatang besi sebanyak tiga kali,” katanya kepada Jabar Ekspres.

Baca Juga:Dalami Kasus Penganiayaan di Bandung Barat, Polres Cimahi Ekshumasi Jenazah YayatMasalah Parkir Berujung Penganiayaan, Warga Bandung Jadi Korban

RV menjelaskan, kekerasan penganiayaan yang dialaminya itu, satu pukulan mengenai bagian kepala, kemudian pukulan kedua mengenai pundak sebelah kanan, serta pukulan ketiga mengenai tangan sebelah kiri.

“Saya setelah lepas (merebahkan) motor sempat melawan dan merebut besi dari tangan pelaku,” jelasnya.

Korban mengaku, langsung membuat pelaporan ke pihak Polsek Rancaekek setelah mengalami tindak kekerasan penganiayaan oleh pria tak dikenal.

Menurutnya, pelaku mengaku bertindak atas perintah orang lain saat diamankan dan dimintai keterangan.

“Jadi pelaku bernama Arista Yudistira, warga Babakan Rengas, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung,” papar korban.

“Pelaku juga sudah berhasil diamankan oleh petugas Polsek Rancaekek,” tambahnya.

Dari pemeriksaan terhadap pelaku, RV menyampaikan, jika pria yang menganiaya dirinya itu, melakukan pemukulan atas perintah pihak lain yang kenal dengan korban.

“Dia (pelaku penganiayaan) disuruh oleh Arlin, warga Warung Cina (Kecamatan Rancaekek). Kasus juga alhamdulillah sudah ditangani unit Reskrim Polsek Rancaekek,” pungkas RV. (Bas)

0 Komentar