JABAREKSPRES– Pendangkalan serius melanda Situ Cimanggis yang berada di Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Kondisi tersebut tak hanya mengancam fungsi situ, tetapi juga berdampak langsung pada mata pencaharian petani ikan di sekitarnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, situ dengan luas sekitar 2,83 hektare itu kini nyaris tertutup endapan lumpur. Aliran air menjadi tidak lancar, diperparah dengan jebolnya tanggul di salah satu saluran, sehingga pasokan air menuju kolam-kolam ikan warga terganggu.
Mista (28), salah seorang petani ikan, mengaku dampak pendangkalan sudah dirasakan cukup lama. Ia menyebut banyak ikan miliknya mati akibat kekurangan air.
Baca Juga:Dorong Hilirisasi Gas Bumi, PGN Tingkatkan Pemanfaatan Jadi Produk Bernilai TinggiWacana Pilkada Lewat DPRD, Bupati Bandung Pilih Irit Bicara
“Sudah cukup lama kondisinya seperti ini. Ikan-ikan kami terdampak, bukan cuma saya, tapi petani ikan lainnya juga,” ujarnya, Senin (15/12).
Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan kerugian bagi para petani. Air yang sebelumnya mengalir lancar kini kerap terhenti.
“Banyak ikan yang mati. Saya berharap segera ada perbaikan,” tambahnya.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan bahwa Situ Cimanggis termasuk dalam daftar penanganan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Ia menjelaskan, pengelolaan sejumlah situ di wilayah tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.
“Hampir semuanya sedang kami upayakan untuk dikembalikan atau dinormalisasi. Pengelolaannya memang di bawah provinsi, dari Situ Citatah sampai Situ Cimanggis,” jelasnya.
Eko juga memastikan pihaknya akan menindaklanjuti kondisi di lapangan dengan melakukan pengecekan langsung.
Baca Juga:Gunakan Metode Sling Load, Pertamina Gerak Cepat Pasok LPG ke Daerah Bener Meriah Petir Hantam Rumah di Cikalongwetan, Seorang Mahasiswa Terluka
“Ini akan menjadi perhatian kami. Mungkin besok akan dicek,” pungkasnya.
