Bencana di Jabar Tembus 1.432 hingga November 2025, Sekda Sebut Tengah Fokus Relokasi Warga Terdampak

Bencana di Jabar Tembus 1.432 hingga November 2025, Sekda Sebut Tengah Fokus Relokasi Warga Terdampak
Sekda Jabar Herman Suryatman saat memberikan keterangan di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor. Foto: Regi/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar) Herman Suryatman mengungkapkan, sekitar 1.432 bencana terjadi di Jawa Barat sepanjang 2025.

Hal itu diungkapkan Herman usai melantik Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Kamis (11/12/2025).

“Jawa Barat sampai bulan November, bencana menembus 1.432 kejadian sebagian besar bencana banjir dan longsor akibat bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

Baca Juga:Kerugian Diklaim Capai Rp100 M, Bupati Bandung Akui Tak Sanggup Atasi Banjir dan Pemulihan Lingkungan SendiriPembangunan Masif Jadi Biang Kerok Banjir Gedebage

Selain itu, kata dia, terdapat 75 korban jiwa, 600 ribu warga terdampak, dan 15 ribu lebih rumah rusak akibat dampak bencana.

“Ada 75 warga korban jiwa, ada 600 ribu warga terdampak, ada 15 ribu lebih rumah yang rusak. Itu menjadi konsen kita semuanya,” tambahnya.

Dia mengatakan, wilayah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Subang sedang melakukan recovery pasca bencana.

Menurutnya, Pramuka di Jawa Barat terus fokus dalam sejumlah program yang dilakukan untuk membantu recovery kejadian bencana alam yang terjadi saat ini.

Bahkan, lanjutnya, pihaknya juga tengah melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota untuk merelokasi warga yang rumahnya rusak berat.

“Bahkan kami sedang mempersiapkan sinergi dengan kabupaten/kota untuk relokasi warga yang rumahnya rusak berat, dan pramuka akan turut membantu di dalamnya,” pungkas Herman.

0 Komentar