JABAR EKSPRES – Real Madrid mengalami kekalahan paling mengejutkan musim ini setelah tumbang 0-2 dari Celta Vigo di Santiago Bernabeu pada Senin 8 Desember 2025. Kekalahan ini tidak hanya mengenai hasil akhir, tetapi juga serangkaian fakta pahit yang menegaskan kegagalan Madrid memanfaatkan dominasi besar mereka sepanjang pertandingan.
Celta Vigo justru tampil jauh lebih efektif melalui pemain pengganti mereka, Williot Swedberg, yang menjadi penentu kemenangan dengan dua gol penting. Situasi Madrid makin memburuk setelah dua pemain mereka, Fran Garcia dan Alvaro Carreras, diusir wasit pada babak kedua yang memperlihatkan hilangnya kendali emosi dari kubu tuan rumah.
Berikut fakta-fakta utama yang menggambarkan malam kelam bagi Los Blancos:
1. Dominasi Statistik Namun Sia-sia
Real Madrid benar-benar mendominasi peluang, mencatat expected goals (xG) sebesar 1,32 pada babak pertama dan terus bertambah pada babak kedua. Sebaliknya, Celta Vigo hanya mencatatkan 0,24 xG. Namun, Celta yang justru berhasil memenangi pertandingan. Fakta ini memperlihatkan buruknya penyelesaian akhir Madrid yang gagal dimaksimalkan oleh Arda Guler, Jude Bellingham, dan Vinicius Junior.
2. Efektivitas Pemain Celta dari Bangku Cadangan
Baca Juga:Isyarat Perpisahan? Salah Sebut Laga vs Brighton Bisa Jadi yang Terakhir di AnfieldDua Raksasa Milan Rebutan Jay Idzes, Ibrahimovic Turun Tangan
Penentu kekalahan Madrid datang dari bangku cadangan. Williot Swedberg tampil luar biasa dengan dua gol yang mengubah jalannya pertandingan. Gol pertama yang tercipta pada menit ke-53 berasal dari peluang dengan xG 0,25. Swedberg menunjukkan kecerdikan dengan menuntaskan umpan silang mendatar menggunakan flick tumit luar sepatu yang mengejutkan Courtois.
Gol kedua hadir pada menit 90+3 dan menjadi penutup penderitaan Madrid. Berawal dari umpan matang Iago Aspas, Swedberg hanya perlu melakukan sentuhan jarak dekat untuk memastikan kemenangan Celta. Dua gol tersebut menegaskan efektivitas penyelesaian akhir Celta yang jauh lebih baik dibanding dominasi sia-sia lini serang Madrid.
3. Dua Kartu Merah Jadi Penyebab
Kekalahan Madrid diikuti oleh peningkatan frustrasi para pemain. Setelah tertinggal 0-1, tekanan mental mulai terlihat. Pada menit ke-64, Fran Garcia diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras. Pengusiran ini membuat Madrid harus bermain dengan sepuluh pemain di sebagian besar babak kedua.
