“Hipmi harus benar-benar menjadi agent of change di Kota Banjar. Tugasnya adalah membantu pemerintah dalam meningkatkan perputaran ekonomi, sekaligus aktif mendampingi pelaku UMKM, khususnya dalam memenuhi aspek legalitas usaha yang kerap menjadi kendala,” jelasnya.
Harapan besar terhadap kehadiran Hipmi sebagai mitra strategis juga disampaikan langsung oleh Wali Kota Banjar, H. Sudarsono. Ia mengapresiasi dan membuka ruang kolaborasi yang luas.
“Pemerintah Kota Banjar berharap bisa berkolaborasi secara intensif dengan Hipmi dalam berbagai program pemberdayaan UMKM, sehingga percepatan peningkatan ekonomi Kota Banjar benar-benar dapat terwujud. Kehadiran Hipmi mudah-mudahan bisa menjadi mitra strategis pemerintah ke depan,” ucap Sudarsono.
Baca Juga:DBL Indonesia Buka Donasi ‘Assist for Sumatra’, Target Rp50 Juta dalam Dua MingguJay Idzes Jadi Rebutan, Si 'Fotokopi Gabbia' yang Bikin AC Milan Panas-Dingin
Wali Kota juga menyoroti keunikan Kota Banjar yang dibelah oleh Sungai Citanduy sebagai potensi sekaligus tantangan. “Letak Sungai Citanduy yang di jantung kota seharusnya bisa memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Saya optimistis, dengan hadirnya organisasi penggerak seperti Hipmi dan didukung Kadin, kita dapat merancang program-program inovatif yang memanfaatkan potensi ini secara maksimal untuk kemajuan Banjar,” tutup Sudarsono. (CEP)
