Hipmi Kota Banjar Periode 2025-2028 Resmi Dilantik, Targetkan Dampak Nyata Ekonomi

Hipmi Kota Banjar Periode 2025-2028 Resmi Dilantik
Ketua BPC Hipmi Kota Banjar periode 2025-2028, Dessy Sahliana, saat memberikan sambutan usai dilantik di Pendopo Kota Banjar belum lama ini. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Semangat kemandirian ekonomi dan kolaborasi kembali diteguhkan dengan dilantiknya secara resmi Pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Banjar untuk periode kepengurusan 2025-2028.

BPC Hipmi Kota Banjar kini telah memasuki periode keenam. Momen ini dianggap strategis untuk mengakselerasi berbagai program pemberdayaan, khususnya di tengh tantangan ekonomi pasca pandemi dan persaingan global yang semakin ketat.

Ketua BPC Hipmi Kota Banjar terpilih untuk periode ini, Dessy Sahliana, menegaskan komitmen organisasinya untuk menghadirkan dampak yang nyata dan terukur bagi masyarakat Banjar.

Baca Juga:DBL Indonesia Buka Donasi ‘Assist for Sumatra’, Target Rp50 Juta dalam Dua MingguJay Idzes Jadi Rebutan, Si 'Fotokopi Gabbia' yang Bikin AC Milan Panas-Dingin

“Melalui kolaborasi dan sinergi antar pengusaha di Banjar, kita bisa bersama-sama mewujudkan sebuah realita yang menghasilkan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Jargon Hipmi saat ini adalah ‘Makmur Babarengan’, yang artinya mencapai kemakmuran secara bersama-sama,” ujar Dessy, Minggu (7/12/2025).

Dessy menambahkan, meskipun Banjar secara geografis dan demografis merupakan kota kecil, namun semangat kebersamaan dan gotong royong yang dimiliki para pengusahanya diyakini mampu mewujudkan impian besar untuk memajukan perekonomian daerah.

Salah satu program konkret yang menjadi prioritas dan diharapkan dapat segera diwujudkan adalah menghidupkan kembali atau membentuk galeri UMKM yang representative di kawasan perkantoran Purwaharja.

“Galeri ini nantinya akan menjadi etalase bagi produk-produk unggulan lokal. Dengan kolaborasi yang solid, roda ekonomi Banjar bisa kita pacu lebih maju lagi,” tegasnya.

Dukungan dan arahan juga disampaikan oleh Ketua BPD Hipmi Jawa Barat, Radityo Egi Pratama. Ia menekankan pentingnya peran serta anak muda, khususnya pengusaha, dalam mencatat sejarah pembangunan kota.

“Sejarah selalu membuktikan bahwa setiap pergerakan dan pemikiran anak-anak mudalah yang seringkali menghadirkan perubahan luar biasa. Oleh karena itu, untuk periode ini, saya mengajak seluruh pengurus, jangan banyak gaya, tapi fokus pada dampak nyata,” tegas Radityo.

Lebih lanjut, Radityo mengajak seluruh pengurus baru untuk menjadikan Hipmi sebagai “sekolah kehidupan” yang sebenarnya. Menurutnya, berkecimpung di organisasi ini akan menguras waktu, tenaga, dan pikiran, namun semua pengorbanan itu akan berbalas dengan pengalaman dan manfaat luar biasa jika dijalankan dengan ketulusan dan kesungguhan.

0 Komentar