Warga Pagerwangi Lembang Geger, Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus di Teras Mushala

Warga Pagerwangi Temukan Bayi Perempuan di Teras Mushala
Seorang warga Desa Pagerwangi, Kecamatan Parongpong menemukan bayi di teras mushala/Dok Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Warga Kampung Sukasari, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dikejutkan oleh penemuan seorang bayi perempuan yang tergeletak di teras mushala pada Senin (1/12/2025) pagi.

Bayi yang masih hidup itu segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis, sementara aparat mulai menyelidiki siapa yang tega meninggalkannya.

Kepala Desa Pagerwangi, Agus Ruhidayat, membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan laporan awal diterimanya dari Ketua RT setelah salah satu warga melihat bayi tergeletak di teras mushala.

Baca Juga:Sport Tourism Menggema, Malang Century Journey 2025 Tuntaskan Rute 100 Mile dengan MeriahMisi Kebangkitan Persib Dimulai di Madura: Tiga Poin Harga Mati!

“Kondisi bayi masih hidup, setelah berkoordinasi, oleh anggota Babinsa dibawa ke bidan di Nyalindung Kelurahan Ciumbuleuit untuk dicek kondisi kesehatannya,” ungkap Agus saat dikonfirmasi.

Menurut Agus, pihak desa langsung berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tenaga kesehatan setelah laporan diterima.

“Pemeriksaan awal dilakukan untuk memastikan kondisi bayi sebelum dibawa lebih lanjut ke fasilitas kesehatan dengan peralatan lebih lengkap jika dibutuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Pagerwangi, Serka Sukaedi, menyebutkan hasil pemeriksaan bidan menunjukkan bahwa bayi perempuan tersebut kemungkinan baru dilahirkan satu hari sebelumnya.

“Bayi dalam keadaan sehat dengan berat badan sekitar 2,700 gram,” ucap Sukaedi.

Untuk memastikan kejadian tersebut, aparat mendatangi lokasi dan meminta keterangan warga sekitar.

Sukaedi menjelaskan bahwa saksi pertama bernama Soleh menemukan bayi itu saat hendak ke kamar mandi di area mushala.

Baca Juga:Habis Sudah Kesabaran Bojan Hodak, Beberapa Pemain Persib Bakal Didepak!Ogah Imbang, Persib Maunya Menang!

“Pukul 06.30 WIB, saksi mendengar suara mencurigakan dan menemukan bayi dalam keadaan hidup serta terbungkus selimut berwarna hitam. Kemudian ia memberitahukan kepada warga dan Ketua RT,” sebutnya.

Pasca penemuan, saksi bersama Ketua RT melakukan koordinasi cepat dengan Babinsa dan perangkat desa agar bayi itu segera mendapatkan perawatan medis yang memadai.

Warga lain pun berdatangan, beberapa membawa kain dan kebutuhan darurat sebelum aparat tiba.

Sementara itu, polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mencari tahu identitas orang tua yang diduga meninggalkan bayi tersebut.

Aparat juga menelusuri kemungkinan penggunaan CCTV di sekitar permukiman dan jalur menuju mushala.

“Hingga kini, bayi perempuan itu masih dalam pengawasan tenaga kesehatan dan dinyatakan stabil,” pungkas Sukaedi. (Wit)

0 Komentar