Geger! Seorang Wanita Paruh Baya di Cisarua Bogor Tewas Dibunuh Saat Sedang Salat

Geger! Seorang Wanita Paruh Baya di Cisarua Bogor Tewas Dibunuh Saat Sedang Salat
Pihak Polres Bogor saat menunjukkan barang bukti yang digunakan oleh NAF untuk menghabisi nyawa N saat sedang salat, Cisarua, Kabupaten Bogor. Foto: Regi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang wanita paruh baya di Cisarua Bogor tewas dibunuh saat sedang melaksanakan salat magrib.

Pelaku pembunuhan merupakan wanita muda yang tega mengambil uang milik korban sebesar Rp 12.450.000.

Korban menitipkan uang tersebut kepada pelaku dengan maksud menabung yang nantinya akan digunakan untuk bekal umroh.

Baca Juga:Motif Pembunuhan Driver Ojek Online Asal Depok, Polisi Sebut karena EkonomiTerlacak, Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Tol Jagorawi Ditangkap di Ciamis!

Kronologi kejadian, pelaku berinisial NAF (32) ini menghampiri kediaman korban berinisial N (59) di Cisarua pada siang hari untuk berkomunikasi perihal uang tersebut, pada Kamis (20/11) sekitar pukul 11.00 WIB.

NAF menyampaikan permohonan kelonggaran pengembalian uang kepada korban dan terjadi cekcok di kediaman N.

Setelah cekcok, NAF masih berdiam diri di rumah N karena posisi hujan sampai waktu magrib.

Setibanya waktu magrib, korban melaksanakan salat dan secara tiba-tiba pelaku mengambil balok kayu dan memukul kepala korban saat posisi sujud.

“Kemudian menghampiri korban dan memukulkan kayu tersebut pada saat korban sedang salat di posisi sujud pada bagian kepala,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, pada Sabtu (22/11/2025) malam.

Setelah mendapat pukulan, korban membalikan badannya dengan posisi terlentang lalu NAF kembali memukul kepala bagian kanan korban sejumlah dua kali.

Korban juga sempat melakukan perlawanan dan pelaku mendorong korban ke etalase hingga hancur. Pecahan etalase itu mengenai bagian kepala korban.

Baca Juga:Pelaku Pembunuhan Penjaga Konter di Sukajadi Akui Kalap karena Diteriaki MalingSakit Hati Berujung Maut, Motif di Balik Pembunuhan Pemilik Rental PS di Cimahi

Usai kejadian tersebut, pelaku dan korban sempat berbincang. Pada perbincangan itu, pelaku sempat meminjam uang Rp 1 Juta kepada korban dan diberikan perhiasan berupa gelang dan cincin.

“Setelah itu pelaku dan korban sempat berbincang dan dalam perbincangannya itu pelaku meminjam uang sejumlah 1 juta kepada korban dan oleh korban diberikan perhiasan berupa gelang dan cincin,” jelasnya.

“Setelah diberikan kemudian pelaku mengelap darah yang bersimbah di tubuh korban, kemudian pelaku sempat minta maaf dan mengajak korban ke rumah sakit,” lanjut dia.

Namun, korban menolak ajakan ke rumah sakit dan kembali cekcok. Pelaku sempat mengembalikan perhiasan kepada korban.

Korban memberikan perlawanan dengan menarik rambut pelaku dan dibalas dengan mendorong kembali korban. Pelaku menutup wajah korban dengan bantal hingga kehabisan nafas sambil menduduki badannya.

0 Komentar