Cegah Batu Jatuh Susulan, BPBD Bandung Barat Bakal Pasang Jaring Kawat di Gunung Batu

Cegah Batu Jatuh Susulan, BPBD Bandung Barat Bakal Pasang Jaring Kawat di Gunung Batu
Petugas BPBD Bandung Barat menunjukan lokasi tebing di kawasan Gunung Batu, Lembang, tempat terjadinya jatuhan batu berukuran besar. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan akan memasang jaring kawat di area tebing Gunung Batu Lembang.

Kepala BPBD Bandung Barat, Asep Sehabudin, mengatakan pemasangan jaring kawat ini merupakan upaya pengamanan jangka pendek setelah terjadinya rockfall pada Sabtu (8/11) lalu.

“Itu sifatnya pengamanan jangka pendek. Untuk jangka panjang, kami mengimbau agar tidak ada pembangunan hunian maupun aktivitas lain di radius tertentu dari tebing,” kata Asep di Lembang, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga:Bikin Panik! Tiga Batu Raksasa Jatuh dari Gunung Batu LembangPenyebab Batu Raksasa Berjatuhan di Lembang, Begini Penjelasan dari Badan Geologi!

Asep menjelaskan, hasil asesmen sementara menunjukkan masih ada sejumlah batu di tebing Gunung Batu yang dalam kondisi labil dan berpotensi jatuh sewaktu-waktu.

Karena itu, lanjut dia, perlu dilakukan tindakan mitigasi untuk mencegah risiko lebih besar.

“Ada batuan yang mungkin lepas, bisa kapan saja. Potensi jelas masih ada karena ada yang bersatu dan ada yang terpisah,” pungkasnya.

Peristiwa rockfall di Gunung Batu terjadi pada Sabtu siang (8/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. Sebuah batu berukuran sekitar 2×1 meter menggelinding dari lereng dan menimpa sebuah greenhouse milik warga hingga menyebabkan kerusakan pada dindingnya.

Menurut petugas lapangan BPBD KBB, Suheri, batu tersebut berasal dari tebing bagian dasar Gunung Batu. Selain batu berukuran besar itu, sejumlah batu lain juga dilaporkan mengalami longsor.

“Yang mengenai greenhouse ukurannya sekitar 2×1 meter, ada juga batu lain yang jatuh. Tapi karena tertimpa batu jumbo itu, kami masih melakukan asesmen di lokasi,” katanya.

Belum diketahui secara pasti penyebab jatuhnya batu tersebut. Dugaan sementara, batu lepas akibat hujan yang mengguyur wilayah Lembang.

Baca Juga:Tiga Batu Besar dari Atas Tebing Tiba-tiba Longsor, Benarkah Sesar Lembang Mulai Aktif?Tebing Tujuh Meter Ambles, Dapur Produksi Ikan Pindang Luluh Lantak Diterjang Longsor

“Tidak ada gempa, mungkin karena hujan, karena dia posisinya di tebing dengan kemiringan sekitar 60 derajat,” kata Suheri. (Wit)

0 Komentar