Modernisasi Sistem Persinyalan Stasiun Tanah Abang Baru Ternyata Pengembangan PT Len Railway Systems

Sistem Persinyalan Stasiun Tanah Abang Baru Ternyata teknologinya dikembangkan oleh PT Len Railway Systems
Sistem Persinyalan Stasiun Tanah Abang Baru Ternyata teknologinya dikembangkan oleh PT Len Railway Systems
0 Komentar

Wilayah luar Jawa: Makassar–Parepare (Kalimantan), Martapura–Baturaja, Medan–Binjai, Binjai–Besitang, serta Rantau Prapat–Kota Pinang (Sumatra).

Direktur Utama LRS, R. Helarius Agung Suryantoro menyatakan bahwa keikutsertaan LRS dalam proyek vital Stasiun Tanah Abang Baru ini adalah bukti nyata komitmen dan kapabilitas industri dalam negeri.

“Sistem persinyalan baru ini tidak hanya meningkatkan keselamatan penumpang, tetapi juga kunci untuk mengoptimalisasi kapasitas lintas. Dengan sistem baru ini, headway (waktu tunggu antar kereta) dapat dipersingkat, memungkinkan frekuensi perjalanan KRL yang lebih padat untuk melayani publik’’, ungkapnya.

Baca Juga:Bukti Aplikasi VIR  Adalah Ponzi, STOP, Jangan Percaya LagiResmi, Ini Susunan Acara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 dari Kemensos

Sementara itu, Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Prof. Joga Dharma Setiawan P.hD. menyatakan bahwa dukungan terhadap proyek ini sejalan dengan mandat perusahaan sebagai pilar industri pertahanan dan teknologi nasional.

“Len melalui anak perusahaannya, bangga dapat berkontribusi pada salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor perkeretaapian. Ini adalah wujud nyata dari penguasaan teknologi dan upaya kami mengurangi ketergantungan pada produk impor. Keberhasilan ini memperkuat ekosistem perkeretaapian nasional dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu mandiri dalam teknologi transportasi kritikal,” tegas Joga.

Peresmian stasiun baru yang terintegrasi dengan sistem modern ini diharapkan dapat menjadi solusi atas kepadatan penumpang serta mendukung program pemerintah dalam mendorong transformasi transportasi publik yang aman, efisien, dan modern.

0 Komentar