Hadapi Puncak Musim Penghujan, Polda Jabar Minta Masyarakat Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem 

Hadapi Puncak Musim Penghujan, Polda Jabar Minta Masyarakat Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem
Ilustrasi: Pengendara sepeda motor melintas di genangan banjir usai hujan dengan intensitas tinggi di Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem.

Pasalnya menurut Kabid Humas Polda Jabar Hendra Rochmawan, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kini intensitas hujan di sebagian besar wilayah Jawa Barat telah memasuki puncaknya atau tinggi.

“Sehingga masyarakat diharapkan untuk lebih berhati-hati dan segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman apabila terjadi tanda-tanda bencana seperti pergerakan tanah, air sungai meluap, atau angin kencang,” ucapnya Selasa, (4/11/2025).

Baca Juga:Cimahi Siaga Cuaca Ekstrem, BPBD Terapkan Sistem Jaga 24 Jam Hadapi Ancaman Banjir dan LongsorDilanda Cuaca Ekstrem, DKPP Kota Bandung Pastikan Antisipasi Distribusi Pangan 

Dalam menyikapi potensi bencana alam ini juga, Hendra mengatakan bahwa pihaknya bersama jajaran instansi terkait akan tetap bersiaga.

Hingga kini, kata dia, Polda Jabar telah menyiapkan 1.600 personel yang disiagakan untuk perbantuan dalam melakukan proses evakuasi saat bencana alam akibat cuaca ekstrem terjadi.

“Polri bersama instansi terkait akan terus bersiaga untuk memberikan bantuan dan penanganan cepat di lapangan,” ucapnya.

Sehingga dengan adanya hal ini, Hendra meminta kepada seluruh masyarakat khususnya yang berada di lokasi rawan bencana agar dapat meningkatkan kewaspadaannya.

Selain itu, pihaknya juga melalui jajaran Polsek di kewilayahan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi terjadinya dampak akibat cuaca ekstrem.

“(Jajaran) Polsek telah diarahkan untuk aktif melakukan pemantauan khusunya wilayah rawan bencana, serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan pemerintah daerah setempat guna memastikan kesiapsiagaan dan respon cepat bila terjadi bencana,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi dari BMKG yang didapat, puncak musim hujan kali ini diprediksi akan terjadi di bulan November 2025 – Februari 2026.

Baca Juga:Bandung Dikepung Cuaca Ekstrem, Pemkot Siaga Total Hadapi Ancaman Longsor dan BanjirBMKG Prediksi Cuaca, Kabupaten Bandung Siap Diguyur Hujan Sepekan 

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa kini sebagian besar wilayah di Indonesia termasuk Jawa Barat tengah memasuki fase transisi.

“Kita sedang memasuki periode transisi menuju puncak musim hujan. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir, terutama di wilayah selatan Indonesia yang mulai terpengaruh sistem siklon tropis dari Samudra Hindia,” ujarnya di kutip, Selasa (4/11).

0 Komentar