Bukan Begal, Tapi Dendam Lama! Polisi Bongkar Fakta di Balik Keributan di Cimahi Selatan

Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Yudhi Hariyanto saat Menunjukkan Barang Bukti Sebuah Jaket Penuh Bercak Darah (mo
Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Yudhi Hariyanto saat Menunjukkan Barang Bukti Sebuah Jaket Penuh Bercak Darah (mong)
0 Komentar

“Kami dapat informasi, yang membawa benda mirip senpi itu tidak terlibat tindak pidana. Ia hanya berusaha melerai,” terang Yudhi.

Menurut keterangan saksi, orang yang membawa benda tersebut justru mencoba memisahkan keributan.

Sementara pelaku utama, A, diketahui mengalami luka tusuk di lengan kanan setelah tukang bakso di lokasi mengambil senjata tajam untuk melerai.

Baca Juga:Irjen Pol Rudi Setiawan Resmi Menyandang Gelar Doktor di UNAIRUlang Tahun APSIFOR ke-18: Inspirasi Billy Martasandy untuk Generasi Psikolog Muda

“Saudara F masih dirawat di rumah sakit karena luka di kepala,” kata Yudhi.

Kasus ini kini ditangani dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Undang-Undang Perlindungan Anak, karena dua korban di rental PS masih di bawah umur.

Barang bukti berupa jaket berdarah milik pelaku dan korban telah diamankan.

Polisi menegaskan, pihaknya terus mendalami kemungkinan tindak pidana lain yang muncul dari rangkaian peristiwa ini, sambil mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

“Kita harap masyarakat tidak cepat menyimpulkan dari video viral. Semua harus dikonfirmasi dengan fakta di lapangan,” tutup AKP Yudhi.

Pelaku A, yang diketahui berstatus pengangguran, mengaku khilaf dan bertindak karena salah sasaran.

“Karena saya keserempet sama orang yang jaketnya sama kaya anak di rental PS, salah sasaran,” ujar A.

Baca Juga:Buka Suara Isu OTT, Wawalkot Tegaskan hanya Sebagai SaksiDugaan Penyalahgunaan Kewenangan di Lingkungan Pemkot, Wali Kota Bandung Buka Suara

“Saya pukul pakai helm ke kepala, bareng Rama. Saya juga mukul pakai tangan kosong,” tambahnya. (Mong)

0 Komentar