JABAR EKSPRES – Kebakaran melanda tumpukan kayu dolken milik Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi di Jalan Cihanjuang Nomor 41, RT 02/RW 02, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Sabtu (15/8/2026) malam.
Api yang awalnya terlihat kecil di bagian bawah tumpukan kayu dengan cepat membesar. Kondisi itu membuat upaya pemadaman secara mandiri oleh pegawai di lokasi tidak mampu menghentikan laju kobaran.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Aep Mulyana mengatakan, api diperkirakan mulai muncul sekitar pukul 20.33 WIB. Kobaran pertama kali diketahui oleh pegawai yang melihat api di bagian bawah tumpukan kayu.
Baca Juga:Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan IndonesiaSambut HUT RI di Aspol Tasikmalaya, Polisi dan Warga Adu Seru Lomba Tradisional
“Upaya pemadaman sempat dilakukan secara mandiri oleh pegawai. Namun, api dengan cepat membesar hingga membutuhkan penanganan dari petugas pemadam kebakaran,” ujar Aep saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2026).
Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.38 WIB. Lima menit kemudian, sebanyak tiga unit pancar dan satu unit rescue tiba di lokasi pada pukul 20.43 WIB untuk melakukan penanganan.
Sebanyak 13 personel dikerahkan untuk menjinakkan api. Material yang terbakar berupa tumpukan kayu dolken dengan ukuran sekitar 3 x 4 meter di area lokasi kejadian yang mencapai sekitar 150 meter persegi.
“Dari total area lokasi kejadian sekitar 150 meter persegi, petugas bergerak cepat melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 21.17 WIB,” tambah Aep.
Setelah memastikan lokasi dalam kondisi aman, seluruh personel dan armada meninggalkan tempat kejadian untuk kembali ke markas pada pukul 21.28 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit.
Aep memperkirakan kerugian barang atau isi yang terbakar mencapai Rp12 juta. Sementara nilai barang yang berhasil diselamatkan ditaksir sekitar Rp1 miliar.
Baca Juga:Rachmat Irianto, Wajah Manusiawi Persebaya JuaraPemkab Tasikmalaya Kebut Perbaikan Jalan, Warga Diminta Ikut Menjaga agar Tak Cepat Rusak
“Hingga penanganan selesai, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam tahap pendataan,” tutur Aep.
Peristiwa tersebut menjadi peringatan bahwa keberadaan sumber api di sekitar material yang mudah terbakar perlu mendapat perhatian serius.
“Api yang semula kecil dapat dengan cepat membesar dan memicu risiko kerugian lebih besar apabila tidak segera ditangani,” tukasnya. (mong)
