42 Pelajar Luka-luka Akibat Bangunan SMKN 1 Gunung Putri Roboh, Pemprov Jabar Siap Pasang Badan!

42 Pelajar Luka-luka Akibat Bangunan SMKN 1 Gunung Putri Roboh, Pemprov Jabar Siap Pasang Badan!
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman saat memberikan keterangan. Foto: Sandika
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan, siap pasang badan untuk pengobatan para pelajar SMKN 1 Gunung Putri yang mengalami luka.

Lima bangunan SMKN 1 Gunung Putri roboh karena hujan deras serta angin kencang. Adapun, sebanyak 42 pelajar mengalami luka-luka.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan, pihaknya akan menangani mulai dari pengobatan para korban hingga menginstruksikan pihak terkait untuk penyelidikan lebih lanjut terhadap robohnya bangunan tersebut.

Baca Juga:Bruk! Angin Kencang Robohkan Atap Gedung Sekolah di Simpenan Sukabumi, Timpa Puluhan KomputerBangunan Sekolah SDN Pasirmukti Karawang Roboh, Kemana Anggaran Perbaikan?

“Iya pemerintah daerah Jawa Barat pasang badan untuk itu nanti kita tangani semuanya pa gubernur kalau urusan-urusan rakyat kita harus tampil di depan,” kata Herman, pada Senin (3/11/2025) malam.

Sebelumnya, Pelajar SMKN 1 Gunung Putri yakni Audrey mengungkapkan, suara ambruknya bangunan tidak terdengar karena tertutupi hujan deras serta angin, hanya ada suara gemuruh.

“Ga kedengeran karena hujan angin, cuman ada gemuruh-gemuruh doang,” ungkap Audrey saat dihubungi wartawan, pada Senin (3/11/2025).

Audrey menutur, hujan deras serta angin kencang melanda di wilayah Gunung Putri. Saat itu, genting yang ada di kelas jurusan Las dan Mesin ambruk secara bergiliran.

Kata dia, sejumlah pelajar sedang berada di bangunan lama tersebut untuk menunggu pemeriksaan kesehatan gratis di pendopo sekolah.

“Ada genting yang pada jatuh-jatuhan di kelas Las sama Mesin terus tiba-tiba langsung ambruk, ambrok domino gitu, kelas per kelas tiba-tiba langsung satu bangunan ambruk semua,” jelasnya.

“Jam kosong mau nunggu cek kesehatan gratis di pendopo sekolah, ada cek kesehatan gratis jadi pada nunggu di kelas hujan juga jadi ga kemana-mana jadi di kelas aja,” sambungnya.

0 Komentar