Dalam pelaksanaan memang tidak langsung menyasar seluruh warga yang putus sekolah.
Program akan berlanjut, sehingga ketika habis kuota pertama bisa mengambil untuk kuota yang tahap berikutnya.
“Kami upayakan agar tidak hanya pendidikan formal, tapi juga non formal. Misal bekal keterampilan,” sambungnya.
Baca Juga:Mobil Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Kena Teror, Kaca Pecah dan Ban Kempes Karang Taruna Cisarua Dinobatkan sebagai yang Terbaik se-Kabupaten Bogor di Katar Beriman Award 2025
Di sisi lain, Camat Cibeunying Kaler Suardi menambahkan, pihaknya cukup mengapresiasi langkah yang dilakukan Karang Taruna. Karena bisa membangun program yang positif dan berdampak langsung ke warga.
“Luar biasa ini, biasanya kan Karang Taruna hanya kegiatan peringatan Agustusan. Tapi ini ada program yang ikut memenuhi layanan dasar, ” cetusnya. (son)
