JABAR EKSPRES – Mobil Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Heri Gunawan mendapatkan dugaan teror atau percobaan pencurian dari orang misterius pada Senin 20 Oktober 2025 malam tadi di parkiran Sekretariat Karang Taruna Kabupaten Bogor.
Saksi pertama yang juga pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor, Satya menyebut bahwa kejadian itu pertama kali diketahui olehnya.
“Saat itu Mobil tiba-tiba berbunyi alarm nya, saat saya lihat ternyata sudah dalam keadaan rusak. Hampir seluruh kaca dihancurkan dan ban kempes,”ujarnya, Rabu (22/10).
Baca Juga:Dinsos Bogor Siap Gandeng Panti untuk Tangani ODGJ, Usai Temuan Kasus Perempuan Tinggal di GubukDisambut Antusias Warga, Dishub Kota Bogor Atur Ulang Waktu Lampu Hijau
Ia menyebut, perbuatan ini merupakan dugaan teror dan percobaan pencurian yang serius bagi Karang Taruna Kabupaten Bogor yang sedang banyak melakukan kegiatan kemasyarakatan.
“Polisi harus bertindak mencari siapa pelaku di balik diduga teror atau percobaan pencurian ini. Ini sudah menjadi persoalan serius jika sudah merusak fasilitas pribadi,” kata dia.
Meski demikian, Satya mengaku bahwa Karang Taruna Kabupaten Bogor tidak akan mundur sejengkal pun meski teror berdatangan dan narasi-narasi provokatif terus bermunculan.
“Kita tidak akan mundur untuk terus melakukan aksi-aksi sosial kemasyarakatan, meski ada beberapa orang yang tidak menyukai program baik kita dengan cara pengecut membuat teror dan framing negatif,” jelas dia.
Ia menyakini, masyarakat Kabupaten Bogor bisa melihat kinerja Karang Taruna mulai bergeliat berkegiatan dari Kabupaten hingga Desa di bawah kepemimpinan Heri Gunawan.
“Kita yakin masyarakat bisa menilai mana yang baik dan mana perbuatan baik yang diframing negatif. Kita akan terus fokus pada tujuan kita yakni berdaya untuk masyarakat,”ucapnya.
Satya menjelaskan, usai kejadian, polisi langsung sigap melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
Baca Juga:Peringati Hari Santri Nasional 2025, Pemkab Bogor Prioritaskan Infrastruktur dan Legalitas PonpesDishub Bogor Alihkan 6 Trayek Angkot ke Pasar Gembrong Sukasari, Lalu Lintas Diatur Bertahap
“Kita sudah laporan ke pihak kepolisian dan sudah dilakukan identifikasi juga. Semoga pelaku segera ditangkap,” pungkasnya.
