KDM Dicap Tukang Ngibul, Anggaran Khusus Pembebasan Ijazah Nol Besar!

KDM Dicap Tukang Ngibul, Anggaran Khusus Pembebasan Ijazah Nol Besar!
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
0 Komentar

“Semacam jadi prasyarat pencairan BPMU 2025,” katanya.

Menurut Ade memang tidak ada alokasi anggaran khusus dari Pemprov Jabar terkait pembebasan ijazah, yang ada hanyalah konversi dari pencairan BPMU tersebut.

Masih kata Ade, jika ditaksir sebenarnya tunggakan terkait penahanan ijazah itu nilainya cukup besar. Totalnya itu tembus sekitar Rp 3 triliun. Di rekap data SMA Swasta saja ada di angka sekitar Rp 1,2 triliun.

Sementara nilai kucuran BPMU dari Pemprov Jabar di 2025 tentu tak sebanding dengan nilai tunggakan tersebut. Anggaran BPMU hanya di kisaran Rp600 miliar. Penyalurannya juga telah berjalan.

Baca Juga:Kepemimpinan KDM Dinilai Hanya Gemar Ngonten, WALHI Jabar: Seolah Peduli Tapi Abai Persoalan Inti Heboh Sumber Air Aqua Diduga dari Sumur Bor Bukan dari Pegunungan, Terbongkar Usai KDM Sidak Pabrik di Subang

Dalam kesempatan itu, Ade juga menyayangkan terkait wacana penghapusan BPMU pada tahun anggaran 2026 dan akan diganti menjadi Beasiswa.

Menurut Ade, langkah itu jika benar maka akan berseberangan dengan MoU yang sempat dibuat. Pihak sekolah swasta bersepakat untuk menyerahkan ijazah asal BPMU tetap disalurkan atau tidak menjadi beasiswa.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menjelaskan singkat terkait polemik pencairan program pembebasan ijazah dan BPMU itu. Menurutnya, sesuai arahan Gubernur memang tidak ada anggaran khusus untuk pembebasan ijazah.

“Memang dikonversi dengan BPMU, arahan Gubernur demikian,” jelasnya, Jumat (24/10). (son/yan)

0 Komentar