Bulog Bandung Pastikan Stok Beras Aman Hingga 6 Bulan ke Depan, Siap Suplai Pasar dan Ritel

Pedagang menyiapkan beras di salah satu toko beras di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (22/10)
Dok. Pedagang menyiapkan beras di salah satu toko beras di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (22/10). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Bandung memastikan stok beras di wilayah Bandung Raya aman hingga enam bulan ke depan.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Bulog Cabang Bandung, Ashville Nusa Panata, saat ditemui di Pasar Sederhana, Kota Bandung, Rabu (22/10/2025).

“Untuk ketersediaan beras di Bandung Raya sekitar 30 ribu ton, jumlah ini relatif sangat cukup hingga enam bulan ke depan,” ujar Nusa.

Baca Juga:Alex Pastoor Akui Tak Kaget Dipecat dari Timnas IndonesiaThom Haye Makin Padu, Persib Siap Tempur Lawan Selangor FC di ACL 2

Tak hanya mencukupi, Nusa juga menegaskan bahwa distribusi beras, khususnya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), terus dilakukan secara masif ke berbagai saluran distribusi, termasuk pasar tradisional dan ritel modern.

“Salah satunya beras SPHP, kami terus masif mengeluarkan ke ritel maupun pasar tradisional. Jadi hampir semuanya sudah tersuplai,” katanya

Meskipun demikian, pihaknya tetap mewaspadai potensi penurunan mutu, terutama pada beras SPHP.

Menurut Nusa, Bulog memiliki sistem pengawasan kualitas yang ketat untuk memastikan hanya beras layak konsumsi yang disalurkan ke masyarakat.

“Kalau memang kira-kira ada indikasi turun mutu, itu sudah pasti kita tidak akan salurkan, kita akan pisahkan. Dan khusus Kota Bandung, kemarin untuk mempercepat dan memastikan kualitasnya bagus kita bekerjasama dengan pabrik yang ada di Karawang untuk memproses dan mempacking beras SPHP,” kata dia.

Dengan upaya tersebut, Nusa berharap masyarakat Bandung Raya tidak perlu khawatir soal ketersediaan beras dalam waktu dekat. Bahkan, pihaknya juga menggandeng unsur keamanan untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

“Kami juga akan tetap bekerjasama dengan TNI-POLRI. Jadi Insyaallah kalau untuk SPHP (khususnya) di Bandung Raya semuanya sudah masuk ke dapur Ibu-ibu,” pungkasnya. (san)

0 Komentar