JABAR EKSPRES – Tumpukan lumpur dan material pengerukan yang dibiarkan menumpuk di tepi Situ Ciburuy kini mengubah wajah kawasan wisata itu menjadi kumuh.
Aktivitas proyek normalisasi Situ Ciburuy yang terhenti hampir seminggu terakhir membuat warga resah dan khawatir pekerjaan akan mangkrak.
Pantauan di lokasi pada Selasa (21/10/2025) menunjukkan tidak ada aktivitas alat berat di area proyek. Sejumlah titik di tepi danau Situ Ciburuy tampak digenangi lumpur, sementara material sisa pengerukan dan gundukan tanah dibiarkan tanpa penataan.
Baca Juga:Warga Ciburuy Keluhkan Rumah Retak Imbas Aktivitas EkskavatorEkskavator Normalisasi Situ Ciburuy Ambles ke Lumpur, Warga Khawatir Tanah Longsor
Kondisi tersebut membuat kawasan wisata air kebanggaan warga Bandung Barat itu tampak berantakan dan tidak sedap dipandang.
Jajang (46) warga Kampung Ciburuy, mengatakan aktivitas terakhir terlihat sekitar seminggu lalu. Pekerjaan dihentikan setelah salah satu alat berat amblas ke dalam lumpur saat melakukan pengerukan di bagian tengah danau. Sejak kejadian itu, tidak tampak lagi aktivitas pekerja maupun alat berat yang beroperasi.
“Sudah hampir seminggu ini tidak ada kegiatan lagi. Alat berat juga sudah diangkat setelah sempat amblas. Sekarang malah jadi kelihatan kumuh dan kotor,” ujar Jajang kepada wartawan.
Jajang berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat selaku penanggung jawab proyek normalisasi segera melanjutkan kembali pekerjaan agar kawasan wisata air tersebut tidak kehilangan daya tariknya.
“Harapan kami pengerjaan normalisasi ini bisa diselesaikan sesuai target dari provinsi. Sekarang kelihatannya berantakan dan kumuh. Kami ingin Situ Ciburuy ini kembali indah, karena ini juga bagian dari kebanggaan warga Bandung Barat,” katanya.
Selain tumpukan lumpur, kondisi sejumlah bangunan di sekitar danau yang telah dibongkar pun kini dibiarkan tanpa pembersihan. Sisa puing bangunan dan material konstruksi masih berserakan di tepi jalan dan area publik.
“Untuk bekas pembongkaran saja masih berantakan, harusnya dibersihkan dulu. Itu juga kan mengganggu pemandangan, apalagi di sini banyak orang lewat dan wisatawan datang untuk melihat danau,” sambung Jajang.
Baca Juga:Sekda Jabar Pastikan 42 Bangunan yang Terdampak Normalisasi Situ Ciburuy Dapatkan KompensasiPuluhan Rumah di Sempadan Situ Ciburuy Dibongkar, Warga: Jangan Secepat Ini!
Beberapa pedagang di sekitar area wisata juga mengaku terdampak. Jumlah pengunjung menurun karena kondisi kawasan yang tampak kumuh dan tidak terawat.
