Bahkan, ada laporan bahwa beberapa nomor telepon pengguna sudah terdaftar di aplikasi ini, padahal mereka belum pernah membuat akun menandakan data pengguna kemungkinan diambil dari aplikasi ponzi lain yang sudah tutup.
Berikut beberapa indikasi kuat yang menunjukkan bahwa aplikasi HPT EVSE berpotensi sebagai skema ponzi atau investasi bodong:
1. Menjanjikan keuntungan tetap tanpa risiko hal ini mustahil dalam dunia investasi yang sehat.
2. Mewajibkan deposit terlebih dahulu sebelum bisa menghasilkan uang.
3. Mengandalkan sistem referal (undang teman) untuk mendapatkan komisi.
4. Tidak memiliki izin resmi dari OJK atau lembaga keuangan terkait.
Baca Juga:Dapat Saldo DANA Gratis Hingga 75K Cuma Instal Aplikasi ini, Begini Cara Mainnya!Tabel Angsuran KUR BRI 2025 Plafon Rp1–10 Juta Tenor Panjang, Cicilan Super Ringan Rp7 Ribuan Modal Usaha Aman
5. Website dan dokumen legalitas tidak jelas, bahkan beberapa terlihat hasil tiruan.
6. Menggunakan video bule atau sertifikat palsu untuk meningkatkan kepercayaan.
Semua ciri tersebut sangat mirip dengan aplikasi ponzi lain yang pada akhirnya menghilang dan membawa kabur uang pengguna.
Dari berbagai temuan di atas, bisa disimpulkan bahwa HPT EVSE belum bisa dianggap sebagai aplikasi penghasil uang yang sah. Meskipun tampil dengan konsep teknologi energi canggih, bukti legalitas dan sumber keuntungan yang jelas tidak pernah ditunjukkan secara transparan.
Dengan skema deposit dan bonus yang tidak masuk akal, besar kemungkinan aplikasi ini hanyalah investasi bodong berkedok proyek energi listrik.
Pengguna memang bisa mendapatkan keuntungan di awal, namun hal itu biasanya hanya sementara, hingga akhirnya sistem berhenti membayar atau situs tiba-tiba ditutup.
Sebelum tergiur dengan aplikasi semacam ini, pastikan kamu:
- Mengecek izin usaha di situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
- Tidak mudah percaya pada janji “cuan cepat tanpa risiko”.
- Menghindari aplikasi yang meminta deposit atau top up di luar sistem perbankan resmi.
- Menelusuri ulasan dari sumber terpercaya, bukan hanya testimoni dari grup Telegram atau media sosial.
Ingat, investasi yang benar tidak menjanjikan keuntungan instan.
Jika sebuah aplikasi menjanjikan profit besar dengan cara yang terlalu mudah, hampir bisa dipastikan itu bukan peluang, melainkan jebakan.
